Idul Adha
DKPP Batam Terapkan Pemeriksaan Berlapis Hewan Kurban untuk Cegah PMK dan Anthrax
Menjelang Iduladha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Menjelang Iduladha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan kurban.
Seluruh hewan yang masuk wajib divaksin dan menjalani pemeriksaan, termasuk uji lab untuk mendeteksi penyakit menular seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan anthrax.
Kepala DKPP Batam, Mardanis, menyampaikan prosedur ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan serta mencegah penyebaran penyakit hewan ke wilayah Batam.
"Hewan kurban yang masuk ke Batam wajib vaksin dan dinyatakan sehat. Ini sudah menjadi ketentuan," ujar Mardanis, Selasa (29/4/2025).
Baca juga: Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban Mulai Datangkan Sapi dan Kambing ke Ibu Kota Kepri
Setelah tiba di Batam, petugas DKPP akan kembali memeriksa setiap hewan yang didatangkan, sebagai lapisan pengamanan tambahan terhadap penyakit seperti penyakit mulut dan kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD), dan anthrax.
"Biasanya cukup dari hasil laboratorium daerah asal. Tapi jika ditemukan gejala penyakit di lapangan, akan ada pemeriksaan lebih lanjut. Sejauh ini, tahun-tahun sebelumnya semua hewan yang masuk sehat," ujarnya.
Pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban ini dilakukan H-10 sebelum Iduladha dan dilakukan bersama asosiasi dokter hewan Batam untuk mendeteksi penyakit.
Selain itu, para pelaku usaha juga wajib melampirkan hasil uji laboratorium, termasuk uji brucellosis dan Jembrana untuk sapi Bali.
Seluruh syarat tersebut diajukan melalui aplikasi lintas.isikhnas.pertanian.go.id.
Baca juga: DKPP Bintan Pastikan Stok Hewan Kurban di Bintan Cukup Jelang Idul Adha 1446 Hijriah
"Bagi pelaku usaha diwajibkan memiliki akun untuk mengakses dan mengajukan permohonan melalui aplikasi itu. Ini sudah menjadi prosedur yang berlaku secara nasional," tambahnya.
Berdasarkan data sementara, jumlah sapi yang ada di Batam saat ini tercatat sebanyak 2.490 ekor, sedangkan jumlah kambing mencapai 3.596 ekor.
Sementara kebutuhan untuk Iduladha diperkirakan mencapai 3.500 sampai 4.000 ekor sapi serta sekitar 6.000 ekor kambing. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
| Idul Adha 2025, Sapi Kurban Prabowo di Lingga Bobot Hampir 1 Ton |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Karantina Hewan di Natuna Tingkatkan Pengawasan Sapi Keluar Daerah |
|
|---|
| Ini 4 Amalan yang Dapat Dilakukan di Hari Tasyrik, Tidak Diperbolehkan Berpuasa |
|
|---|
| Bupati Lingga Berkurban Sapi di Gedung Daerah Dabo pada Idul Adha 1442 Hijriah |
|
|---|
| Sapi Kurban di Bintan Kabur saat Akan Disembelih, Warga Sebar Info Minta Bantuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1205_Hewan-Kurban.jpg)