Senin, 27 April 2026

HAJI 2025

Haru Keberangkatan 61 Calon Jemaah Haji Lingga, Lantunan Doa Iringi Keberangkatan Menuju Batam

Suasana haru mewarnai keberangkatan 61 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (1/5/2025).

|
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. Kemenag Lingga - Zaid Jai
CALON JEMAAH HAJI LINGGA - Tangis haru keluarga dan kerabat calon jemaah haji Lingga di Masjid Azzulfa Dabo, Kamis (1/5/2025). Sebanyak 61 CJH asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bagian embarkasi Batam bakal menunaikan rukun Islam kelima. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana haru mewarnai keberangkatan 61 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (1/5/2025).

Diiringi doa, puluhan calon jemaah haji asal Lingga itu melepas mereka dari Masjid Azzulfa, Dabo Singkep, untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Tangis bahagia tampak pecah di antara para calon jamaah haji Lingga dan keluarga yang mengantar.

Pelukan dan ucapan pamit dari sanak keluarga mewarnai detik-detik keberangkatan mereka.

Lantunan doa yang dipimpin oleh Kasi Pendis Kemenag Lingga, Zamroni menambah khidmat suasana.

Baca juga: Bupati Lingga Titip Doa Saat Lepas 61 Calon Jemaah Haji, Nizar: Doakan Lingga Dimudahkan Investasi

Jamaah dan pengantar larut dalam doa dan isak haru, memohon keselamatan, kemudahan dan keberkahan selama menjalani ibadah haji.

Tampak Fauzul Hasmi, salah satu jemaah, berdiri haru di samping keluarganya.

Wajahnya menggambarkan campuran antara kebahagiaan, haru, dan kesyukuran karena akan segera menjadi tamu Allah di tanah suci.

Setelah prosesi doa dan salam perpisahan, calon jamaah haji Linga perlahan menaiki bus pengantar menuju pelabuhan, diiringi lambaian tangan keluarga dan petugas.

Di sisi lain, koper 61 CJH dibawa terlebih dahulu dengan selamat di Pelabuhan Jagoh.

Baca juga: Kebakaran di Lingga, Seorang Pria Tertimpa Reruntuhan Kayu saat Ikut Padamkan Api di Senayang Lingga

Koper tentengan ini sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan akhir yang dipantau langsung oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Lingga, Sardi, sebelum dikirimkan.

"Kami memeriksa jumlahnya saja. Terkait isi dalam koper tentu privasi jemaah. Mereka sudah tahu, mana yang boleh dibawa dan mana yang dilarang. Semua sudah disampaikan saat bimbingan manasik," ungkap Sardi. 

Koper tersebut berisi pakaian dan perlengkapan harian yang akan digunakan jamaah selama berada di Asrama Haji dan masa-masa awal di tanah suci, termasuk saat berada di Armuzna.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar jamaah sudah siap lebih awal, sehingga proses keberangkatan bisa berjalan lancar dan tertib.

"Terima kasih kepada seluruh tim yang telah membantu proses pengangkutan dan pengawasan barang bawaan jamaah. Semoga perjalanan para tamu Allah ini senantiasa diberi kemudahan dan kelancaran," tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved