KECELAKAAN DI NATUNA

Update Kecelakaan Maut di Natuna, Korban Tewas Sudah Diserahkan ke Keluarga

Kondisi Terkini Korban Lakalantas di Ranai Natuna, Korban Tewas Diserahkan ke Keluarga, Satu Keluarga Masih Dirawat

|
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Eko Setiawan
Birri
Suasana di UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Natuna, Jum'at (2/5/2025). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Pasca kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sihotang, Ranai, Kabupaten Natuna pada Jum'at (2/5/2025) pagi, identitas dan kondisi para korban turut dibeberkan.

Kasatlantas Polres Natuna Ipda Mazlan, SH., MH mengungkapkan, korban meninggal dunia atas nama Lala Rista (20).

Ia merupakan warga Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, telah dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, satu keluarga yang menjadi korban lainnya, yakni Firman Edi (40), sang istri Nilawati (32), dan anak mereka Duraisa Jinan Malika (3), masih menjalani perawatan intensif di RSUD Natuna.

"Untuk suaminya mengalami luka pada kaki, tangan, dan kepala. Sementara istrinya mengalami luka sobek pada pelipis kanan dan anaknya mengalami luka yang tidak terlalu serius," ungkap Ipda Mazlan kepada tribunbatam.id.

Ia menyebut, ketiganya merupakan warga Desa Belakang Gunung, Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara.

“Untuk korban yang meninggal sudah diserahkan ke pihak keluarga siang tadi. Untuk korban lainnya masih ditangani," ujar salah satu tenaga medis di UGD RSUD.

Saat dikonfirmasi Dr. Hamzah, dokter umum UGD RSUD Natuna, menyebutkan bahwa tim medis masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap ketiga korban yang selamat.

“Kami belum bisa memberikan keterangan terkait tindakan lanjutan terhadap pasien,  karena pasien masih dalam tahap observasi,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela kesibukannya.

Lebih lanjut, Satlantas Polres Natuna kembali mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kecepatan saat berkendara, terutama di jalan-jalan yang rawan kecelakaan.

“Kita minta masyarakat jangan memaksakan mendahului kendaraan jika tidak memungkinkan. Pastikan jalur aman dan yang terpenting gunakan helm demi keselamatan,” imbau Ipda Mazlan. (Tribunbatam.id/Birri Fikrudin).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved