ANGIN PUTING BELIUNG DI BINTAN
Kesaksian Yamin saat Angin Puting Beliung Terjang Rumahnya di Desa Berakit Bintan
Muhammad Yamin menjadi korban terdampak bencana angin puting beliung di Desa Berakit, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Muhammad Yamin, menjadi korban terdampak bencana angin puting beliung di Desa Berakit, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.
Rumahnya di RT 02, RW 01, Desa Berakit Bintan itu, kini alami kerusakan di bagian atap setelah diterjang angin puting beliung disertai hujan deras, Sabtu (3/5/2025).
Beruntung nyawanya masih selamat, begitu pula dengan anak dan istrinya.
Mereka berhasil keluar rumah saat angin puting beliung menerjang rumah mereka.
Baca juga: Angin Puting Beliung di Batam Rusak Perumahan Renggali, Developer Beri Hunian Sementara Buat Korban
"Itu kejadiannya kurang lebih pukul 12.45 WIB. Awalnya hujan deras terjadi di Kabupaten Bintan," cerita Yamin, Minggu (4/5/2025).
Dia menceritakan siang itu suasana lengang. Warga setempat, termasuk ia dan keluarganya banyak yang sedang beristirahat. Apalagi kala itu hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Berakit.
Yamin mengaku sempat melihat angin puting beliung itu.
"Saya hanya sekilas melihat angin berputar kencang. Soalnya kejadian mendadak," ujarnya.
Hal yang membuatnya heran, hanya rumahnya saja yang terkena angin puting beliung itu.
Sebagai informasi, di sekitar rumahnya ada beberapa rumah lain yang letaknya cukup dekat.
"Barang kali ini adalah nasib saya," lanjutnya.
Dia bersyukur angin tidak merusak seluruh rumahnya. Hanya atap saja.
"Alhamdulillah Pemerintah Desa Berakit dan warga membantu perbaikan atap yang rusak. Sehingga kami tidak mengungsi," ujarnya.
Pemerintah Desa Berakit melakukan respons cepat dengan membantu asbes.
"Peristiwa ini membuat saya mengalami kerugian jutaan rupiah," katanya.
Kepala Desa Berakit, Muhammad Darussalam, membenarkan adanya peristiwa itu.
Muhammad mengatakan angin puting beliung menerjang satu rumah warga dan merusak sebagian besar atap, terutama di bagian teras dan beberapa ruang dalam rumah.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, angin hanya lewat saja, tidak terlalu besar," katanya, Minggu.
Sebelum kejadian, angin kencang memang sudah melanda wilayah tersebut. Namun tak disangka, dalam hitungan menit, angin berputar hebat dan menerbangkan atap rumah.
Setelah kejadian ini, Pemerintah Desa Berakit langsung menyalurkan bantuan darurat 20 asbes untuk perbaikan rumah warga tersebut.
"Kami berjibaku gorong-royong perbaiki rumah warga itu," ujarnya.
Baca juga: Angin Puting Beliung Luluh Lantakkan 16 Rumah di Tanjungriau Batam Rabu Sore, Begini Kondisinya
Kades Berakit mengimbau warga, terutama para nelayan, untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang tak menentu.
"Bagi masyarakat dan nelayan harus tetap waspada saat melaut. Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan datang," pesan Kades.
Apabila cuaca sedang tak baik, maka sebaiknya ditunda dulu ke laut demi keselamatan.
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| Data BPBD Bintan Rumah Warga Rusak Terdampak Angin Kencang, Tersebar di Lima Kecamatan |
|
|---|
| Angin Kencang di Bintan Rusak Sejumlah Rumah Warga, Sony dan Keluarga Tak Bisa Tidur Nyenyak |
|
|---|
| Viral Angin Buting Beliung Rusak Rumah Warga Berakit Bintan Kepri, Atap Porak-poranda |
|
|---|
| Pemdes Teluk Sasah Bantu Asbes dan Paku untuk Korban Angin Puting Beliung di Bintan |
|
|---|
| Angin Puting Beliung Hantam Bintan Kepri, 3 Rumah Nyaris Rata dengan Tanah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-bantu-korban-puting-beliung-di-Desa-Berakit-Bintan-77.jpg)