MAYAT WANITA DICOR
Fakta Baru Pembunuhan Wanita dan Mayatnya Dicor di Wonogiri, Ternyata Bukan karena Asmara
Fakta baru pembunuhan sadis seorang wanita Dwi Hastuti (48) yang mayatnya dicor di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Dwi Hastuti juga sempat curhat terkait masalah ini dan meminta saran kepada teman-temannya semasa sekolah.
"Terus dia inisiatif mencari pelaku itu untuk menunjukkan mobilnya di mana," papar Yunianto.
Terakhir, Yunianto meyakini pelaku sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban.
Sedangkan terkait motifnya, ia yakin bukan persoalan asmara.
"Ini tentang mobil rental, kepemilikan harta. Joko sudah ada niat jahat dari awal," tandasnya.
Baca juga: Mutilasi di Pesisir, Bobi Cor Jasad Kawannya untuk Hilangkan Jejak
Penjelasan polisi
Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Iptu Agung Sadewo memberikan pernyataan berbeda terkait hubungan pelaku dan korban.
Berdasarkan keterangan Joko Nur, ia mengakui menjalin asmara dengan Dwi Hastuti.
Keduanya sudah saling mengenal sejak Oktober 2024 lalu.
Sebelum dibunuh, korban juga sempat minta dinikahi.
"Korban ini meminta untuk dinikahi oleh pelaku."
"Namun, pelaku karena sudah berkeluarga di situlah mulai muncul emosi daripada pelaku," ujar dia, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews.
Selain asmara, lanjut Iptu Agung ada motif lain, yakni masalah utang sebesar Rp15 juta.
Polisi masih terus mendalami kasus ini termasuk menelusuri barang-barang berharga milik korban yang hilang.
Sementara latar belakang dari pelaku adalah sopir bus.
| Fakta Baru Kasus Mayat Dicor di Wonogiri, Orang Tua Pelaku Tahu di Belakang Rumah Ada Jasad Dikubur |
|
|---|
| Cerita Utuh Joko Bunuh dan Cor Semen Mayat Dwi Hastuti di Wonogiri, Selingkuhan dan Punya Utang |
|
|---|
| Duduk Perkara Joko Bunuh Wanita dan Mayatnya Dicor Semen di Wonogiri, Bukan Cuma Diminta Nikahi |
|
|---|
| Pengakuan Sadis Pelaku Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dicor di Wonogiri, Sempat Beli Semen Dulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Polisi-meminta-keterangan-pelaku-pembunuhan-Joko-Nur-Setiawan-di-Mapolres-Wonogiri.jpg)