Anwar Anas Kirim Surat Terbuka ke Pengelola Batamindo terkait Penerimaan Tenaga Kerja
Anwar Anas, anggota DPRD Batam yang juga warga Sei Beduk kirim surat terbuka ke pengelola kawasan Batamindo terkait rekrutmen tenaga kerja lokal
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Haus di tengah air terjun. Mungkin kata ini yang tepat dialamatkan bagi warga Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, di tengah pertumbuhan penduduk yang terjadi saat ini.
Sei Beduk termasuk kecamatan padat penduduk di Batam. Kecamatan ini juga merupakan salah satu kecamatan yang memiliki kawasan industri terbesar di Batam.
Namun warga yang ada di wilayah ini, khususnya usia pekerja hanya menjadi penonton.
Hal ini diungkapkan secara terbuka putra daerah dari Sei Beduk, yakni Anwar Anas yang saat ini duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam.
Baca juga: Wacana Penghapusan Batas Usia Pelamar Kerja, DPRD Batam Soroti Keseimbangan Produktivitas
Kepada Tribun Batam, Anwar mengaku dirinya lahir dan besar di Batam. Ia juga tinggal dan berdomisili di Sei Beduk.
Kesenjangan penerimaan tenaga kerja di Kawasan Batamindo Muka Kuning, sudah diperhatikannya sejak dulu.
Menurutnya, perusahaan yang ada di kawasan Muka Kuning tidak memperhatikan warga sekitar.
Ironis lagi, dari puluhan bahkan ratusan perusahaan yang ada di Batamindo, tidak ada sedikitpun yang mau memberikan CSR (Corporate Social Responsibility)-nya untuk memperhatikan wilayah Sei Beduk yang merupakan sempadan kawasan.
Anwar mengatakan, sejak dirinya duduk sebagai wakil rakyat dan banyak bertemu dengan masyarakat di wilayah pemilihannya, curhat warga lebih banyak soal sulitnya mendapatkan pekerjaan.
"Sedih rasanya di daerah kita ada kawasan dengan ratusan perusahaan. Tapi warga kita hanya penonton. Ini ibarat berada di tengah air terjun tetapi kita kehausan," kata Anwar, baru-baru ini.
Anwar mengatakan sebagai Anggota DPRD Batam dan warga Sei Beduk, dirinya sudah mengirimkan surat terbuka kepada pengelola kawasan Batamindo. Ada beberapa poin yang disampaikannya.
Berikut empat poin dalam surat terbuka Anwar Anas ke pengelola kawasan Batamindo:
Saya mendesak agar:
1. Batamindo mewajibkan tenant-nya untuk memberikan prioritas rekrutmen kepada warga lokal Sei Beduk, terutama untuk posisi non-spesialis
2. Disediakan kuota afirmatif minimal 30 persen untuk tenaga kerja dari kecamatan sempadan seperti Sei Beduk
| Kadiskominfo Kepri Sebut Ruang Digital Tidak Aman, Minta Peran Keluarga Jadi Kunci |
|
|---|
| JPU Minta Waktu, Sidang Agenda Pemeriksaan Saksi Kasus Pembunuhan Dwi Putri di Batam Ditunda |
|
|---|
| Sempat Jadi Sorotan, Terdakwa Pembunuhan Dwi Putri di Batam Jelaskan Penampilan Berubah Drastis |
|
|---|
| Perjuangan Ojol Belum Berakhir, ADOB Dorong UU Transportasi Online Disahkan |
|
|---|
| Jatanras Polda Kepri Bongkar Sindikat Judol di Batam, Beroperasi dari Rumah di Sambau Nongsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Anwar-Anas-DPRD-Batam.jpg)