Rabu, 15 April 2026

Ditegur Dudung Abdurachman, Nyali Hercules Ciut dan Minta Maaf Gegara Tantang Purnawirawan TNI

Akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan Kabais TNI, Letjen TNI (Purn) Yayat

Editor: agus tri
Kompas.com/Adhyasta Dirgantara/Labib Zamani
DUDUNG TEGUR HERCULES - Kolase foto Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional Kabinet Prabowo-Gibran, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dengan Ketua GRIB Jaya, Hercules. Dudung menasihati Hercules karena telah menjadi sorotan publik setelah berseteru dengan purnawirawan jenderal TNI, Kamis (15/5/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan Kabais TNI, Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat, Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshal alias Hercules.

 Sebelumnya, Penasihat Khusus Urusan Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman itu menegur langsung Hercules.

Berawal dari Hercules ditelepon oleh Dudung Abdurachman untuk meminta maaf kepada para jenderal purnawirawan yang berseteru dengannya dalam program Kontroversi di Metro TV.

Dudung Abdurachman menyuruh Hercules meminta maaf kepada Gatot Nurmantyo, Yayat Sudrajat, hingga jenderal Keluarga Besar TNI (KBT).

"Minta maaf atas ucapan yang salah pada bapak-bapak purnawirawan, jenderal, aku minta maaf sebesar-besarnya," kata Hercules, dikutip dari tayangan kanal YouTube Metro TV, Jumat (16/5/2025).

HERCULES DAN SUTIYOSO - Kolase foto Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Hercules Rosario Marshal di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/6/2023), dengan Sutiyoso di Menteng, Jakarta, Jumat (19/1/2024). Keduanya berseteru terkait wacana revisi UU Ormas.
HERCULES DAN SUTIYOSO - Kolase foto Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Hercules Rosario Marshal di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (15/6/2023), dengan Sutiyoso di Menteng, Jakarta, Jumat (19/1/2024). Keduanya berseteru terkait wacana revisi UU Ormas. (tribunjakarta.com)

"Jadi dia (Hercules) minta maaf Pak Gatot, Pak Yayat, jenderal-jenderal di KBT atas pernyataan kemarin di media. Beliau minta maaf, beliau akan mendukung kegiatan pemerintah," saut Dudung.

Dalam momen itu, Dudung juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk membubarkan organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan.

Hercules mengaku setuju dan mendukung pesan Prabowo itu.

"Jadi kalau ada ormas-ormas yang menyengsarakan masyarakat, perintah presiden pada Mendagri bubarkan saja," kata Dudung.

"Bubarkan, saya mendukung," saut Hercules.

Awal mula ketegangan antara Hercules dengan Gatot dan Yayat karena Hercules dianggap melecehkan purnawirawan TNI, Letjen TNI (Purn) Sutiyoso.

Terkait dengan perkara ini, Hercules menyampaikan permohonan maaf kepada Sutiyoso karena sempat menyebut bau tanah.

"Saya minta maaf kepada Pak Sutiyoso, minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Pak Sutiyoso, kepada anak cucu dan keluarganya semua. Karena Pak Sutiyoso dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) baret merah, saya sangat hormat dan saya sangat kagum sama beliau," kata Hercules dikutip Tribunnews dari tayangan kanal YouTube Seleb On Cam, Jumat (2/5/2025).

"Atas kesalahan saya kemarin mengucap itu, saya minta maaf yang sebesar-besarnya," sambungnya.

Namun, setelah menyampaikan permintaan maaf tersebut, Hercules justru mengaku tidak takut dan tidak menghargai Gatot Nurmantyo.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved