Warga Batam Serbu Layanan Eazy 1000 Passport di Grand Batam Mall, Rela Antre Panjang
Layanan Eazy Passport di Grand Batam Mall, Sabtu (17/5) diserbu ratusan pengunjung. Kuota layanan yang dibuka untuk 1000 orang telah ludes
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Layanan Eazy Passport di Grand Batam Mall, Sabtu (17/5/2025) diserbu ratusan pengunjung. Kuota layanan yang dibuka untuk 1.000 orang telah ludes alias antrean telah habis.
Ratusan pemohon tampak antusias, rela antre berjam-jam untuk mengikuti proses wawancara, foto, dan verifikasi dokumen paspor.
Petugas sempat mengimbau pemohon agar tertib dan duduk sesuai nomor antrean karena antrean memanjang hingga ke luar area pelayanan.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri dalam rangka transformasi layanan publik.
Baca juga: Imigrasi Batam Buka Layanan Buat Paspor di Grand Batam Mall, Kuota untuk 1.000 Orang
Program ini ditujukan bagi warga yang sudah mendaftar secara daring dan hanya perlu datang ke lokasi untuk tahap lanjutan.
Kepala Kantor Wilayah Keimigrasian Kepri, Ujo Sujoto, menyampaikan program ini berlangsung dua hari dengan target total 1.000 paspor. Setiap harinya, kuota dibuka untuk 500 pemohon.
“Banyak masyarakat kesulitan mengurus paspor karena pekerjaan di hari kerja. Maka kami hadirkan layanan di akhir pekan. Namanya Eazy Passport, agar masyarakat lebih mudah mengakses,” katanya.
Menurutnya, ini merupakan implementasi arahan Presiden RI serta Kemenpan-RB dalam menghadirkan layanan publik yang adaptif, digital, dan transparan.
Ujo juga mengajak masyarakat aktif memberikan masukan atas proses pelayanan agar terus diperbaiki.
Layanan imigrasi, tambahnya, akan terus diperluas lewat lima Unit Layanan Paspor (ULP) di Batam: Sagulung, Bengkong, Batam Center, Harbour Bay, dan Batuaji.
Harapannya, warga tak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk mengurus paspor.
Dalam kesempatan itu juga diumumkan kebijakan bebas visa baru untuk warga negara Singapura, yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri.
Baca juga: Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Mall Pollux Habibie, Buka Sampai Malam Hari
“Kami terbuka dan siap melayani secara terbuka pula. Ini sejalan dengan arahan Menteri Hukum dan HAM serta Dirjen Imigrasi, bahwa pelayanan imigrasi ke depan harus digital, transparan, dan tidak lagi bergantung pada kuota-kuota manual,” tegasnya.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang turut hadir, menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap kebijakan tersebut membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Ini adalah bukti bahwa negara hadir. Mudah-mudahan pelabuhan-pelabuhan baru yang akan dibuka nanti bisa menambah akses terbaik setelah Sekupang dan Batam Center,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan layanan Eazy Passport dan pembukaan akses bebas visa tersebut.
| Terungkap Identitas Pria Paruh Baya yang Ditemukan Tewas di Batam, Warga Pasar Jodoh Heboh |
|
|---|
| Kasat Reskrim Polresta Barelang Raih Penghargaan Kapolda Kepri Usai Ungkap Kasus PMI Ilegal |
|
|---|
| Mendengar dengan Hati, Memperjuangkan dengan Aksi, H Bahktiar Sambut Reses DPRD Kepri |
|
|---|
| RSBP Batam Raih Sertifikasi ISO 9001:2015, Perkuat Layanan Medis Berstandar Internasional |
|
|---|
| Penemuan Mayat Pria di Batam, Ditemukan Sudah Kaku Ditumpukan Sampah Dekat Pasar Jodoh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-antusias-untuk-mengurus-penerbitan-paspor-di-Grand-Batam-Mall.jpg)