Sabtu, 25 April 2026

Disperindagkop Lingga Bakal Buka Bazar Murah 2 Juni 2025, Ada Bahan Pokok Hingga Produk UMKM

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga, akan menggelar bazar murah

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
DISPERINDAGKOP LINGGA - Pelaksana tugas (Plt) Kadisperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taupik. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar bazar murah 2 Juni 2025. Foto diambil baru-baru ini. 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar bazar murah 2 Juni 2025.

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kantor Camat Singkep Barat, yang digelar selama dua hari atau 2-3 Juni 2025.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taupik menjelaskan bazar ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan harga yang murah di bawah pasar menjelang Idul Adha 2025.

Beberapa yang dijual nantinya seperti bahan pokok, yakni beras, gula, telur, minyak goreng, tepung, hingga cabai merah, bawang merah dan putih.

Selain itu, bazar ini juga menjajakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Baca juga: Desa Jagoh di Lingga Bentuk Koperasi Merah Putih, Program Prioritas Presiden Prabowo

"Kami berkoodinasi kepada distributor yang ada di Kecamatan Singkep Barat, dengan harga jual yang lebih murah di banding pasaran kita di Kabupaten Lingga," ungkap Febrizal Taupik kepada TribunBatam.id, Rabu (28/5/2025).

Febrizal menyebutkan, seperti harga beras yang biasa didapatkan Rp65 ribu, tetapi akan dijual dengan harga Rp57 ribu.

Begitu juga gula pasir yang biasanya di harga sekitar Rp16-17 ribu perkilogram, akan dijual dengan harga Rp12.500 perkilo.

Kemudian minyak goreng yang biasanya di harga Rp17-18 ribu, akan dijual Rp15 ribu.

Selain itu, untuk telur biasanya Rp2 ribu perbutir, yang akan dijual Rp15 ribu per-10 butir nantinya.

Baca juga: Bupati Lingga Muhammad Nizar Kasih Paham 406 CPNS: Jangan Ikuti Senior yang Malas

Kegiatan sebelumnya yang pernah ada, bazar atau pasar murah ini biasa digelar di Kecamatan Singkep.

Menurutnya, masyarakat di wilayah Singkep bisa mendapatkan harga yang tak jauh beda, dengan pilihan-pilihan distributor yang ada.

"Jadi kita melakukan di Singkep Barat, karena masyarakat yang ada di beberapa desa terjauh bisa menuju dengan jarak tempuh yang dekat dan mendapatkan harga sembako yang murah," terangnya.

Dirinya berharap, bazar ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk ke depannya.

"Apalagi ini menjelang Hari Raya, semoga bisa untuk keperluan masyarakat dengan harga yang murah," tambahnya. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved