Senin, 27 April 2026

SABU 2 TON DI KEPRI

Dewi Astutik Otak Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ternyata Dulunya Seorang PMI

Ternyata menggunakan identitas palsu, warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Dewi Astutik, yang menjadi otak penyelundupan sabu-sabu seberat dua ton di

|
Editor: Eko Setiawan
Istimewa/Dok. Interpol
GEMBONG NARKOBA - (kiri) WNI asal Ponorogo, Jawa Timur, bernama Dewi Astutik, menjadi sorotan setelah BNN bersama Bea Cukai dan TNI AL berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau, Kamis (22/5/2025). Dewi yang buron sejak 2024, diketahui masih satu organisasi jaringan narkoba internasional dengan Fredy Pratama, yakni Golden Triangle. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penangkapan dua ton sabu di Perairan Kepulauan Riau terus di kembangkan oleh pihak kepolisian.

Siapa yang menyangka, otak dibaliknya adalah seorang wanita yang selama ini bekerja menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia.

Setelah bekerja di Luar Negeri, diduga wanita asal Ponorogo ini bergabung ke jaringan Internasional.

Dirinya kemudian menjadi otak dibalik pengirman Sabu ke Indonesia dalam jumlah besar.

Ternyata menggunakan identitas palsu, warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Dewi Astutik, yang menjadi otak penyelundupan sabu-sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau.

Pihak kepolisian telah mendatangi alamat sesuai yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) Dewi ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo.

Dewi ternyata memang benar merupakan warga Dusun Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo berdasarkan hasil kedatangan polisi tersebut.

Tetapi, Dewi Astutik bukanlah nama asli, melainkan PA.

"Kami sudah ke lokasi. Dewi Astutik itu sesuai KTP merupakan warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tetapi nama aslinya bukan Dewi Astutik," ungkap Andin, Rabu (28/5/2025), dilansir Kompas.com.

"Ibu itu (Dewi Astutik) memang KTP-nya Ponorogo. Identitas yang pertama dipalsukan, punya keluarganya. Orang situ (Ponorogo), tapi kartunya (KTP) dipalsukan," imbuhnya.

Tetapi, Andin mengatakan, Dewi alias PA memang sudah sejak lama menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Perempuan yang tergabung dalam jaringan narkoba internasional Golden Triangle itu pernah bekerja di Hongkong, Taiwan, dan terakhir di Kamboja.

Andin juga menyebut Dewi alias PA saat ini sudah masuk daftar buron Interpol.

"Sudah lama jadi PMI, disinyalir di Kamboja. Sudah jadi red notice oleh Interpol," kata Andin.

Warga Dusun Sumber Agung Kenali Sosok Dewi Astutik
Sementara itu, Kepala Dusun Sumber Agung, Gunawan, membenarkan foto Dewi Astutik yang beredar luas, merupakan warganya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved