Rabu, 22 April 2026

Kecelakaan di Batam

Sosok Sandro Driver Ojol Korban Tewas Kecelakaan di Batam Dikenal Pekerja Keras

Di mata Ati Sirait, Sandro, korban kecelakaan di Batam merupakan sosok yang baik. Anak keempat dari lima bersaudara itu dikenal sosok pekerja keras.

|
Editor: Dewi Haryati
tangkap layar medsos Aliansi Driver Online Batam
UCAPAN DUKACITA - Tangkap layar ucapan duka cita atas meninggalnya Sandro Gabe Sirait dari Aliansi Driver Online Batam. Sandro meninggal dalam kecelakaan di Batam, Jumat (30/5/2025) sore. Semasa hidupnya, Sandro dikenal sosok pekerja keras. 

Selanjutnya, dibawa ke kampung halamannya, di Kerasaan Pematang Bandar, Sumatera Utara (Sumut). 

"Sudah diterbangkan ke kampung halaman, tadi berangkat dari rumah kakak di Taman Raya sekitar pukul 7 pagi. Dimakamkan di kampung," ungkap saudara korban, Ati Sirait. 

Pemberangkatan saudaranya itu diiringi duka mendalam. Keluarga turut mengawal, termasuk sang kekasih. 

Pemberangkatan jenazah pagi tadi diwarnai isak tangis dari orang-orang yang mengenal Sandro.

Sebelumnya diberitakan, Sandro, meninggal setelah terjatuh dari motornya usai bersenggolan dengan sebuah mobil Innova. Nahas, dari arah belakang melaju truk yang langsung menyambar tubuh korban. 

Baca juga: Kecelakaan di Batam Viral, Sopir Wanita Teriak Histeris Usai Mobilnya Disenggol Truk Tanah

Usai terjatuh, tubuh Sandro sempat terseret truk beberapa meter sebelum kendaraan itu berhenti.

Berkat kesigapan warga dan rekan-rekan ojol dari Aliansi Driver Online Batam (ADOB), korban segera dilarikan ke RS Elisabeth Batam Center. Namun, nyawanya tak tertolong.

“Iya, beliau rekan kami. Komunitas Driver Online Batam berduka. Beberapa perwakilan kami sudah datang ke rumahnya,” ujar seorang anggota Komando, Zein, Sabtu.

Kabar kepergian Sandro mengagetkan dan mengguncang para driver online se-Batam. Sosoknya dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk baru-baru ini hadir dalam Kopdar bersama Kapolda Kepri dalam program Jumat Curhat.

Ketua KOMANDO Batam, Feryandi Tarigan, tak mampu menyembunyikan kesedihannya. 

“Sandro bukan sekadar rekan, dia bagian dari keluarga besar kami. Kami sangat kehilangan. Apalagi dia sosok yang sangat peduli terhadap aksi sosial dan kemanusiaan,” ujar Feryandi.

Ia juga mengimbau para driver untuk memasang stiker komunitas di kendaraan, agar memudahkan proses identifikasi bila terjadi kecelakaan. 

"Dalam kasus ini kami bisa cepat tahu karena ada rekan dari komunitas lain yang menghubungi kami,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, Sandro diketahui tengah mempersiapkan pernikahan pada Juni mendatang dan telah merencanakan mudik ke kampung halamannya.

Namun kini, harapan itu semuanya sirna. 

Terpisah, Kanit Lakalantas Satlantas Polresta Barelang Batam, Iptu Victor mengonfirmasi kejadian itu. Namun pihaknya belum menerima laporan.

"Saya belum terima laporan, saya cek dulu anggota yang piket saat itu. Saya masih di luar," jawabnya singkat.. (Tribunbatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved