Kamis, 30 April 2026

Komentar TikTok Berujung Maut, Kuncoro Dedi Bunuh Pria di Banyuwangi yang Baru Dikenalnya

Pengakuan pelaku Kuncoro Dedi (22) yang membunuh Wiryadianto (20) menggunakan senjata tajam, pada Sabtu (31/5/2025).

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
TribunWow.com/Rusintha Mahayu
PEMBUNUHAN DI BANYUWANGI - Ilustrasi Pembunuhan. Berikut ini adalah pengakuan pelaku Kuncoro Dedi (22) yang membunuh Wiryadianto (20) menggunakan senjata tajam, pada Sabtu (31/5/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah pengakuan pelaku Kuncoro Dedi (22) yang membunuh Wiryadianto (20) menggunakan senjata tajam, pada Sabtu (31/5/2025).

Kuncoro Dedi memilih menyerahkan diri ke kantor Polresta Banyuwangi, Minggu (1/6/2025).

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, membeberkan kronologi pembunuhan yang dilakukan Dedi.

Ternyata Dedi dengan Wiryadianto baru kenal lewat media sosial TikTok.

Dedi sudah merencanakan pembunuhan dengan mengajak Wiryadianto bertemu di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Jawa Timur.

"Jika melihat penjelasan pelaku dan saksi, ada jeda dua hari setelah live TikTok untuk pelaku merencanakan bertemu dengan korban," paparnya, Senin (2/6/2025), dikutip dari TribunJatim.com.

Pemicu Dedi membunuh karena tidak terima mendapat komentar yang bernada pelecehan saat sang kekasih live TikTok.

Setelah mendapatkan aduan dari pacarnya, Dedi menelusuri identitas korban dan mengajaknya bertemu.

"Pacar tersangka mengadu ke tersangka setelah mendapat komentar yang dinilai tidak pantas atau tidak etis," tuturnya.

Sebenarnya korban sempat menjelaskan alasan memberikan komentar negatif di TikTok saat bertemu dengan Dedi.

Namun, amarah Dedi semakin meluap setelah mendengar jawaban korban langsung menikamnya menggunakan celurit.

"Kami konstruksikan hukumnya adalah pasal 340, 338, dan 351 KUHP. Pasal 340 di KUHP berkaitan dengan pembunuhan berencana," tandasnya.

Baca juga: Open BO Berakhir Tragis di Batam, Cewek MiChat Tewas Mengenaskan Usai Ditusuk Pelanggannya

Sejumlah barang bukti telah diamankan mulai senjata tajam, hingga handphone milik pelaku dan korban.

Penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian korban.

"Hasil sementara yang paling terlihat adalah robekan pada dada kanan yang cukup lebar," imbuhnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved