Rabu, 29 April 2026

PENEMUAN MAYAT DI NATUNA

Kronologi Lengkap Penemuan Mayat Pria di Depan Ruko Jalan Pramuka Natuna dari Polisi

Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Richie Putra ungkap kronologi lengkap penemuan mayat di depan ruko di Jalan Pramuka, Ranai, Bunguran Timur

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Birri
TKP PENEMUAN MAYAT - Lokasi pria tewas tergeletak di halaman depan ruko di Jalan Pramuka, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Natuna, dipasang garis polisi, Kamis (26/6/2025). Ini kronologi lengkap penemuan mayat pria di Natuna 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Penemuan jasad Bahtiar Effendi (45), pria yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di depan sebuah ruko di Jalan Pramuka, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepri, sempat menggemparkan warga, Kamis (26/6/2025) pagi.

Pagi yang biasanya tenang berubah mencekam.

Udara subuh yang masih sejuk menjadi saksi bisu akhir dari hidup warga Padang Kurak, Kelurahan Bandarsyah, yang bekerja sebagai seorang sopir itu.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 05.30 WIB oleh warga yang sedang jogging pagi. 

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria Tewas Depan Ruko di Natuna

Saat melintas, warga melihat tubuh seorang pria tergeletak kaku di samping sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BP 3235 NA, tepat di depan toko kaca dan aluminium Central.

"Warga yang jogging langsung menelepon polisi setelah melihat korban tak bergerak. Tim kami segera menuju lokasi dan mengamankan TKP (Tempat Kejadian Perkara)," ujar Kasat Reskrim Polres Natuna, Iptu Richie Putra kepada Tribunbatam.id.

Menurutnya, tim medis dari Puskesmas juga didatangkan ke lokasi, dan memastikan korban telah meninggal dunia di tempat.

"Kondisi korban saat ditemukan sudah meninggal. Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan, luka, maupun indikasi penggunaan alkohol," ujarnya.

Hasil visum sementara dari RSUD Natuna turut memperkuat dugaan, korban meninggal dunia karena penyakit bawaan atau medis.

Dugaan tersebut juga dikuatkan dari keterangan pihak keluarga.

"Menurut keluarga, almarhum memang sering mengeluhkan sakit sesak napas," imbuh Iptu Richie.

Sementara itu, Ridho, rekan kerja sekaligus teman dekat korban mengungkapkan, pagi itu mereka seharusnya berangkat bersama menuju Teluk Buton untuk bekerja.

"Biasanya kami kumpul nunggu jemputan pukul 07.00 pagi untuk kerja bareng, tapi hari ini dia tak kunjung datang. Kami telepon juga tak aktif. Tiba-tiba kami dapat kabar sudah meninggal. Kaget sekali kami semua, karena tiap hari pergi kerja sama-sama," ucapnya lirih.

Sekitar pukul 07.00 WIB, jasad korban dievakuasi ke RSUD Natuna untuk pemeriksaan lanjutan.

Sejumlah rekan kerja dan pihak keluarga korban terlihat berdatangan ke rumah sakit.

Baca juga: Breaking News, Warga Jalan Pramuka Natuna Gempar, Seorang Pria Ditemukan Tewas Depan Ruko

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved