KAPAL TENGGELAM DI BATAM
Pencarian Korban Hilang Kapal Tenggelam di Bulang Batam Diperluas Hingga 2 Mil
Pencarian korban hilang kapal tenggelam di perairan Kecamatan Bulang, Kota Batam, Kepri diperluas hingga 2 mil, Kamis (26/6/2025).
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim SAR gabungan memperluas pencarian korban hilang kapal tenggelam di perairan Selat Nenek, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Dantim Pos Basarnas Batam, Dedius mengatakan radius pencarian korban hilang kapal tenggelam di Batam diperluas dari hari sebelumnya.
"Hari ini pencarian kami perluas karena sudah 12 jam lebih hampir 24 jam. Pencarian kami perluas hingga 2 mil dari lokasi kejadian," ujar Dedius saat ditemui di lokasi, Kamis (26/6/2025).
Selain pengerahan rubber boat dalam operasi gabungan ini Basarnas mengerahkan peralatan khusus lainnya untuk mempercepat proses pencarjan.
Di antaranya drone thermal, Aquaeye (pendeteksi manusia di air), alat komunikasi, serta perangkat evakuasi lainnya.
"Hari ini cuaca dan angin cukup kuat," tambahnya.
Baca juga: UPDATE Pencarian 3 Korban Tenggelam, Kapolsek Bulang Pastikan Tim Masih Standby: Gelombang Kuat
Saat ini pencarian terhadap 3 penumpang lainnya masih berlangsung, yakni Muhammad Fahri (Pai), Papat, dan Fir.
Dari informasi yang diterima, ketiga orang yang dicari bukan warga asli dari Selat Nenek.
Tampak orang tua Pai menunggu di posko Basarnas di Pelabuhan Rakyat Kampung Setokok.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K melalui Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, S.H., M.H mengungkap jika speedboat yang membawa 13 penumpang itu berangkat dari Selat Nenek menuju Pulau Setokok sekitar pukul 13.00 WIB.
Mereka adalah rombongan anak muda yang hendak mengikuti turnamen sepak bola antar pulau.
Sekitar 45 menit setelah berangkat, kapal yang dikemudikan Rehan mengalami mati mesin di perairan dekat Pulau Laut.
Baca juga: 4 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bulang Ditemukan Dalam Kondisi Lemas, 3 Lagi Masih Dicari
"Tak lama kemudian, air mulai masuk ke dalam kapal hingga akhirnya tenggelam," ungkapnya.
Adyanto menjelaskan dari keterangan Rahel (17), salah satu penumpang yang selamat, bahwa dirinya langsung berenang menuju pulau terdekat bersama tiga rekannya Boge, Rehan, dan Ferri.
"Hingga Rabu (26/6) malam, total 10 orang berhasil selamat dan telah kembali ke rumah masing-masing di Selat Nenek," kata Adyanto.
Tiga orang lainnya, yakni Marbun, Papat dan Fir, masih dalam pencarian.
Tim pencarian terdiri dari personel Basarnas, Polairud Polda Kepri, Polsek Bulang, Pos AL Kertang, perangkat desa serta warga sekitar. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah/Bereslumbantobing)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
TribunBreakingNews
breaking news batam hari ini
breaking news
Batam
kapal tenggelam di Batam
Setokok
Selat Nenek
Kecamatan Bulang
| Kapal Asal Jambi Tenggelam di Batam, KM Senang Hati 68 Bawa Kelapa Rugi Rp800-an Juta |
|
|---|
| Kronologi KM Senang Hati 68 Asal Jambi Tenggelam di Batam, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa |
|
|---|
| KM Senang Hati 68 di Batam Bawa Kelapa Tenggelam di Setokok, Awak Kapal Ungkap Detik-detik Mencekam |
|
|---|
| Kapal Tenggelam di Batam Renggut Nyawa 3 Warga, Polsek Bulang Edukasi Keselamatan Laut |
|
|---|
| Kelebihan Muatan Renggut Nyawa Anak Pulau, Hasim Sebut Ini Harus Jadi Pelajaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Posko-Basarnas-2606.jpg)