Rabu, 22 April 2026

ANAMBAS TERKINI

Patroli Jam Malam, Satpol PP Anambas Temukan Kelompok Remaja Konsumsi Alkohol dan Komix

2706_Anambas_Patroli Jam Malam, Satpol PP Anambas Temukan Kelompok Remaja Konsumsi Alkohol dan Komix

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/Istimewa
Petugas Satpol PP lakukan giat patroli jam malam di sejumlah titik rawan. Pihaknya mendapati masih adanya anak sekolah berkeliaran jam malam dan aksi minum-minuman alkohol serta sisa kemasan sachet komix untuk bahan mabuk-mabukan, Jumat (27/6/2025). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas kembali mengaktifkan patroli jam malam dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban umum.

Patroli jam malam yang dilaksanakan kali ini menyasar sejumlah lokasi rawan di wilayah pusat kota Tarempa, Kecamatan Siantan.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Produk Hukum Satpol PP Anambas, Norra mengatakan, giat patroli jam malam yang digelar pihaknya fokus untuk memantau aktivitas anak sekolah.

Itu tindaklanjut dari Surat Edaran Bupati Kepulauan Anambas tentang efektivitas penerapan jam malam kepada anak sekolah.

"Fokus kita sebenarnya kepada anak sekolah. Namun penerapan di lapangan juga tak menutup kemungkinan kepada kalangan pemuda," ujar Norra, Jumat (27/6/2025).

Ia mengungkapkan, sejumlah titik rawan yang disasar meliputi kawasan Bukit Tengkorak (Buteng), Pasir Merah, Batu Tompak Tige, Batu Lepe, Masjid Agung Baitul Makmur hingga Pelabuhan.

Hasil dari patroli jam malam itu, pihaknya menjumpai adanya sekelompok anak sekolah yang masih berkeliaran di jam malam.

Pihaknya juga mendapati adanya sekelompok remaja dan dewasa yang sedang menikmati minum-minuman beralkohol di pelabuhan.

"Penindakkan yang kami lakukan hanya teguran dan pembubaran agar mereka pulang ke rumah. Kalau diamankan tidak," terangnya.

Sementara itu, di salah satu titik rawan, Satpol PP juga menemukan banyaknya kemasan komix sachet yang sudah kosong berserakan.

Pihaknya menduga, hal itu dipakai kalangan remaja maupun pemuda dewasa sebagai bahan mabuk-mabukkan.

Tindakan pembubaran ini, menurut Norra, diharapkan dapat menjadi efek jera bagi para remaja dan pemuda untuk tak mengulangi perbuatannya.

"Yang kita khawatirkan, jika hal ini berlarut dapat menimbulkan tindakan yang tak kita inginkan. Jadi lebih baik ditegaskan untuk bubar," jelas Norra.

Dengan ditemuinya aksi gangguan masyarakat ini, pihaknya mengaku akan mengintensifkan patroli jam malam kepada anak sekolah maupun pemuda di Anambas.

"Kami berharap para orang tua juga dapat berperan mengawasi anak-anaknya di jam-jam malam. Kalau sudah di atas jam 21.00 Wib alangkah baiknya anaknya dicari dan disuruh pulang," kata Norra. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simanjuntak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved