Minggu, 26 April 2026

Pembunuhan Sevi Ayu Claudia

Pengakuan Keji Pelaku Pembunuhan Sevi di Gresik, Iming-imingi Kerja Freelance

AKBP Rovan membeberkan pengakuan pelaku SR yang tega membunuh Sevi Ayu yang dikenalnya sejak tahun 2021.

|
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa/Polres Gresik via Tribun Madura
KEMATIAN OJOL WANITA - Penemuan jenazah wanita terbungkus kardus di Gresik pada Minggu (27/7/2025), sempat menjadi misteri. Setelah diidentifikasi, pemilik jasad itu adalah Sevi Ayu Claudia, warga Sekaradangan, Sidoarjo, Jawa Timur, yang bekerja sebagai driver ojol. Nyawanya dihabisi oleh pelaku SR (foto kiri) 

Diketahui, kondisi korban Sevi Ayu Claudia dibungkus plastik hitam dan kardus, diikat tali rafia, dan lakban. 

Korban hanya mengenakan celana jenis legging warna abu-abu, jaket levis, dan kaos hitam.

Jasad korban dibuang di pinggir jalan raya Kedamean, dan ditemukan warga pada Minggu (27/7/2025).

Kurang dari 24 jam, tersangka SR diamankan dan diberi hadiah timah panas.

Suasana Pemakaman Sevi Wanita Ojol yang Jadi Korban Pembunuhan

Suasana haru menyelimuti pemakaman Sevi Ayu Claudia, perempuan pengemudi ojek online yang ditemukan tewas mengenaskan dalam kardus di Gresik.

Ratusan pelayat, termasuk keluarga, kerabat, tetangga, dan rekan seprofesi ojek online, mengiringi jenazah Sevi ke peristirahatan terakhir di Dusun Pecantingan, Sidoarjo, Senin (28/7/2025). 

Tangis pecah saat jenazah tiba di rumah duka, diiringi konvoi driver ojol yang menunjukkan solidaritas dan duka mendalam atas kepergian sosok ceria dan pekerja keras itu. 

Sevi adalah perempuan yang meninggal dunia dengan kondisi terbungkus kardus. Jenazahnya ditemukan Minggu kemarin di semak-semak pinggir jalan Kedamean, Gresik. 

Jenazah Sevi tiba di rumah duka di Sekardangan sekira pukul 15.00 WIB. Mobil ambulan juga terlihat dikawal oleh rombongan ojek online, yang merupakan teman-teman seprofesi Sevi. 

Tangis keluarga pun langsung pecah begitu jenazah diturunkan dari ambulan.

Almarhumah sempat disemayamkan di rumah dua beberapa puluh menit, sebelum kemudian disalatkan di Masjid Albadar yang berjarak beberapa puluh meter dari rumah duka. 

Usai disalatkan, jenazah dibawa ke makam umum yang berjarak sekira seratus meter dari rumah duka. Ratusan orang terlihat mengantarkan jenazah sampai peristirahatan terakhir. 

Bahkan ibunda Sevi, Sumaiyah dan budhenya, Karomah terlihat harus dipapah oleh keluarga menuju ke makam. Raut sedih dan penuh tangis terus terpancar dari wajah mereka, termasuk keluarga lainnya. 

Ibu dan budhe almarhumah duduk di kursi, di samping liang lahat Sevi.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved