ULAR DI NATUNA

Ular Piton 5 Meter Gegerkan Penghuni Pesantren Binjai di Natuna, Langsung Dievakuasi Damkar

Seekor ular piton berukuran jumbo sempat membuat geger penghuni Komplek Pesantren Madinatunnajah di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat

Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Disdamkar Natuna untuk Tribun Batam
TANGKAP ULAR - Petugas Damkar saat menangkap dan melakukan evakuasi ular piton sepanjang 5 meter di Pesantren Madinatunnajah, Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Birri Fikrudin

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Seekor ular piton berukuran jumbo sempat membuat geger penghuni Komplek Pesantren Madinatunnajah di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Rabu (30/7/2025) sore.

Ular dengan panjang mencapai 5 meter itu diketahui masuk ke permukiman pesantren dan bersembunyi di area septick tank atau tangki pembuangan.

Kehadiran reptil raksasa itu sontak membuat panik para santri dan pengurus pesantren. 

Khawatir mengancam keselamatan, pihak pesantren pun langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna untuk meminta bantuan evakuasi.

"Tim langsung dikerahkan setelah menerima laporan, dan berangkat sekitar pukul 15.25 WIB," ujar Kasi Sarpras, Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, kepada Tribunbatam.id, Kamis (31/7/2025).

Ia menjelaskan, ular tersebut merupakan jenis piton atau sanca batik yang dikenal memiliki lilitan mematikan dan mampu memangsa hewan berukuran besar.

"Ukurannya cukup besar, panjangnya diperkirakan mencapai lima meter. Posisi saat ditemukan berada di dekat sepiteng kawasan pesantren," ungkapnya.

Setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan proses evakuasi yang berlangsung dramatis. 

Petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena ukuran dan kekuatan ular yang tidak biasa, dengan bantuan alat pencapit khusus dan tali.

Warga dan para santri tak ingin ketinggalan menyaksikan langsung proses evakuasi.

Operasi penyelamatan tersebut berhasil diselesaikan sekitar pukul 17.00 WIB.

Ular kemudian diamankan oleh petugas untuk selanjutnya dilepaskan di habitat yang jauh dari permukiman warga.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. 

Namun pihak Disdamkarmat Natuna mengimbau warga, khususnya di sekitar kawasan hutan atau perkebunan, untuk selalu waspada terhadap kemunculan hewan liar seperti ular.

Warga juga diminta memastikan area rumah dan lingkungan sekitar tetap bersih agar tidak memancing ular masuk ke permukiman.

"Kami minta masyarakat jika melihat hewan berbahaya, segera laporkan agar bisa langsung ditangani," imbuh Nurhakim.

( tribunbatam.id/birrifikrudin )

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved