Minggu, 7 Juni 2026

Data BPS Kepri Terbaru Ungkap Kunjungan Wisman dan Ekspor Impor Meningkat

Data BPS Kepri terbaru menyebut kunjungan wisman dan ekspor impor Provinsi Kepulauan Riau meningkat. Berikut ini datanya.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
WISMAN KE KEPRI - Rombingan wisatawan mancanegara (wisman) peserta Sail Indonesia Yacht Raily 2025 mengunjungi Perpustakaan TBM Anak Bangsa Arung Hijau, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (9/6/2025). Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mengungkap data kunjungan wisman termasuk ekspor dan impor Kepri terbaru. 

Kemudian disusul Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari-Juni 2025 mencapai US$2.659,01 juta dengan peranannya sekitar 25,98 persen.

Singapura menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar pada Januari-Juni 2025 yang mencapai US$1.348,69 juta dengan peranannya sebesar 64,72 persen.

Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari-Juni 2025 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar US$7.016,84 juta; diikuti Pelabuhan Sekupang US$1.304,32 juta; Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$1.288,57 juta; Pelabuhan Kabil/Panau US$870,59 juta; dan Pelabuhan Kijang US$636,65 juta.

Peranan kelima pelabuhan tersebut terhadap ekspor Januari-Juni 2025 mencapai 90,25 persen.

Impor Meningkat 43,10 Persen

Di sisi lain, nilai impor Provinsi Kepri Januari hingga Juni 2025 adalah sebesar US$11.429,38 juta yang jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-Juni 2024 mengalami kenaikan sebesar 43,10 persen yaitu dari US$7.986,78 juta menjadi US$11.429,38 juta.

Peningkatan impor Januari-Juni 2025 dibanding periode tahun lalu disebabkan oleh naiknya ekspor nonmigas 36,99 persen dari US$7.071,32 juta menjadi US$9.687,30 juta.

Peningkatan ini juga terjadi pada impor sektor migas yang naik sebesar 90,30 persen dari US$915,46 juta menjadi US$1.742,08 juta.

Impor Provinsi Kepulauan Riau pada Juni 2025 mengalami peningkatan sebesar 35,81 persen, yaitu dari US$1.378,88 juta menjadi US$1.872,70 juta.

Peningkatan nilai impor Juni 2025 dibanding Juni 2024 disebabkan oleh kenaikan ekspor sektor migas dan sektor nonmigas masing-masing sebesar 29,56 persen dan 36,70 persen.

"Komoditi impor migas terbesar di Provinsi Kepulauan Riau pada Januari-Juni 2025 adalah hasil minyak dengan nilai impor sebesar US$1.742,06 juta dan memiliki peran 15,24 persen dari total nilai impor, " Kata Kepala BPS Kepri.

Pada impor nonmigas, komoditi impor terbesar di Provinsi Kepulauan Riau selama Januari-Juni 2025 adalah hasil industri dengan nilai impor mencapai US$9.335,71 juta dan memiliki peran 81,68 persen dari total nilai impor. (TribunBatam.id/*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved