Banjir di Batam

Warga Tanjung Riau Batam Resah Tiap Hujan Deras, Permukimannya Jadi Langganan Banjir

Warga Marina Raya Batam resah. Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi banjir semakin mengkhawatirkan warga. Rumah mereka langganan banjir

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Beres
BANJIR DI BATAM - Potret jalan Marina Raya Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Kota Batam tergenang banjir saat diguyur hujan deras beberapa waktu lalu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah permukiman di Batam masih jadi langganan banjir. Warga resah dan meminta pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini. 

Apalagi, kondisi banjir di Batam kerap terjadi ketika hujan deras turun mengguyur. Genangan air masuk ke lingkungan permukiman hingga ke dalam rumah. 

Kondisi itulah yang dialami warga Perumahan Marina Raya Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, Batam. Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi banjir semakin mengkhawatirkan warga. 

"Sekarang tak ada banjir, tapi kalau hujan deras nanti, datang lagi ke sini lihat. Perumahan kami terendam," ujar Eus, warga Perumahan Marina Raya Tanjung Riau, Senin (4/8/2025).

Baca juga: Banjir di Batam Terus Berulang, Banyak DAS Sempit dan Dangkal Jadi Sorotan BALAPI

Ia mengatakan, warga sudah berulang kali mengeluhkan persoalan itu, namun belum kunjung ada tindak lanjut penanganannya. 

Menurutnya, penyebab permukiman tergenang banjir lantaran kondisi drainase yang kecil ditambah lagi di ruas parit banyak ruli. 

Tidak hanya Perumahan Marina Raya, warga Perumahan Rabayu juga mengeluhkan hal yang sama.

Menurut sejumlah warga perumahan, permukiman memang tak terendam banjir, namun kondisi jalan keluar kerap tergenang. 

"Kalau tempat kami tak seperti Marina Raya. Tapi jalan keluar, lewat jalan besar Marina Raya sering banjir, air lambat surutnya," ujar Rendi, warga sekitar. 

Ia memperlihatkan potret permukiman dan jalan ketika banjir. Air setinggi lutut orang dewasa menutup jalan. 

Baca juga: 13 Langkah Pemko Batam Atasi Banjir di Batam, Tanam Pohon di Lokasi Gundul Jadi Solusi

"Kami minta pemerintah segera selesaikan persoalan ini lah, apalagi persoalan banjir masuk program prioritas pak wali kota dan Bu Li. Tapi banjir di tempat kami tak selesai juga," ungkap Rendi. 

Ketika banjir melanda, tak ada yang dapat diperbuat warga selain pasrah menunggu air surut. 

Kadang, ketika hujan deras warga Perumahan Rabayu enggan bepergian dan memilih berdiam di rumah daripada harus menghadapi genangan jalan banjir. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved