CUACA EKSTREM DI LINGGA
Dampak Cuaca Ekstrem di Lingga, Pelantar Rumah Warga Penuba Roboh, Pompongnya Hilang
Jumardi (33), warga Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, terdampak cuaca ekstrem. Pelantar rumahnya roboh, pompong hilang
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dirinya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir, agar selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta gelombang pasang yang kerap melanda daerah ini.
Fenomena cuaca ekstrem serta pasang surut air laut merupakan tantangan yang hampir setiap tahun dihadapi masyarakat pesisir Kabupaten Lingga.
Oleh karena itu, masih menurut Mayson, kerja sama lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun sistem peringatan dini serta langkah mitigasi yang efektif.
"Pemerintah daerah diharapkan turut mengambil langkah-langkah antisipatif, termasuk pemetaan wilayah rawan bencana serta edukasi berkelanjutan kepada warga mengenai prosedur keselamatan saat terjadi gelombang pasang dan cuaca ekstrem," tambahnya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)
| Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Lingga, Polisi Ingatkan Nelayan Utamakan Keselamatan |
|
|---|
| Pohon Karet Timpa Rumah Warga Sekanah di Lingga, Terjadi saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang |
|
|---|
| Rumah Janda Lansia di Pulau Buluh Lingga Rusak Parah Ditimpa Pohon Kelapa Akibat Angin Kencang |
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Desa Penuba Beri Sosialisasi Soal Cuaca Ekstrem di Lingga kepada Nelayan |
|
|---|
| Dampak Cuaca Ekstrem di Lingga, Attor Pasrah Bangunan Milik Ibunya Tinggal Lantai Semen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pelantar-dan-pompong-hilang-di-Penuba-Lingga.jpg)