HUT RI 2025

Cerita Pembawa Baki Bendera HUT ke-80 RI di Lingga, Langkah Tegap Anisa Meski Kondisi Tanah Becek

Cerita Anisa Bella, pembawa baki upacara HUT ke 80 RI di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Febriyuanda
PASKIBRAKA LINGGA - Anisa (15), pembawa baki bendera dalam upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (17/8/2025). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Hujan deras yang mengguyur upacara peringatan HUT ke-80 kemerdekaan RI, Minggu (17/8) membuat kondisi Lapangan Merdeka, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri becek.

Dari balik hujan yang sempat menyisakan basah di tangga podium, langkah seorang gadis muda tetap tegap menyambut momen istimewanya.

Anisa Bellah, mengemban tugas sebagai pembawa baki bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).

Ia adalah pelajar SMA Negeri 1 Singkep, salah satu di antara 19 pengibar bendera di Kecamatan Singkep.

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Herianto dan Novi ini, meninggal cerita yang membekas dalam pengalaman pertamanya menjadi anggota Paskibraka di tingkat kecamatan.

Di usia 15 tahun, Anisa mendapat kehormatan besar, menjadi pusat perhatian dalam detik-detik proklamasi di hadapan para pejabat, masyarakat dan rekan-rekannya sesama anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).

Pagi itu, genangan menjadi rintangan tersendiri. 

Sepatu, kaos kaki, bahkan rok putihnya tak luput dari kotoran saat ia melangkah mantap bersama 18 anggota Paskibra lainnya.

Namun, tak ada yang bisa menghapus semangat remaja kelahiran 9 Oktober 2009 ini.

“Sempat gugup waktu naik dan turun tangga karena takut licin habis hujan dari subuh,” ungkap Anisa.

 

Pengibaran bendera HUT ke 80 RI di Singkep Lingga
UPACARA HUT RI 2025 - Pengibaran bendera oleh angota Paskibraka pada Upacara HUT ke 80 RI di Lapangan Merdeka Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (17/8/2025).

 

Tapi kegugupan itu tak menghalanginya menunaikan tugas dengan sukses, mengambil baki bendera dari tangan inspektur upacara dan menyerahkannya kepada petugas pengibar dengan sikap sempurna.

Momen tersebut bukan sekadar seremoni bagi Anisa.

Ia mengaku bangga bisa membawa nama sekolah dan keluarganya di momen sakral kenegaraan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved