Sabtu, 11 April 2026

Curhat Sopir Taksi Konvensional Punggur di DPRD Batam, 'Kami Cari Makan, Bukan Cari Musuh'

Sopir taksi konvensional Telaga Punggur curhat depan anggota DPRD Batam. Mereka mengungkap gesekan dengan oknum driver taksi online.

TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
DPRD BATAM - Perwakilan sopir taksi konvensional Telaga Punggur saat mengadukan nasib mereka ke Komisi III DPRD Batam, Kamis (21/8/2025). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sopir taksi konvensional di Telaga Punggur, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) curhat megnenai kondisi mereka.

Mereka merasa terintimidasi sejak adanya taksi online di Batam, khususnya yang beroperasi di Pelabuhan Telaga Punggur.

Cekcok antara taksi konvensional dan oknum taksi online di Batam seringkali tak terhindarkan.

Persoalan titik antar dan titik jemput jadi salah satu pemicu cekcok berujung bentrokan itu.

"Kalau dihitung sudah tidak terhitung lagi keributan atau gesekan bahkan baku pukul antara supir taksi konvensional dan taksi online di pelabuhan Punggur," ucap Zulkifli, perwakilan taksi konvensional saat menemui anggota Komisi III DPRD Batam, Kamis (21/8/2025).

Gesekan antara taksi konvensional dan oknum driver online di Batam yang terjadi puncaknya pada tahun 2023 lalu.

Hingga mereka membuat kesepakatan di depan Notaris untuk menentukan titik antar dan titik jemput.

"Kesepakatan bersama tersebut sempat berjalan dengan baik. Namun tidak lama, kembali lagi terjadi gesekan antara sopir konvensional dan sopir taksi online," bebernya.

Namun yang paling miris dan yang paling menyedihkan bagi para sopir taksi konvensional setiap jadi gesekan dan korbannya dari sopir taksi konvensional, mereka merasa laporan mereka lambat untuk mendapat tanggapan.

Sementara jika korbannya sopir taksi online, saat membuat laporan polisi, cepat ditanggapi.

"Kami sangat merasakan ketimpangan perlakuan hukum di Batam ini," kata Zulkifli.

Selain Zulkifli, Ketua Persatuan Sopir Taksi Konvensional Pelabuhan Punggur, Abdul Wahab mengungkap hal yang sama.

Ia menyesalkan lambatnya penanganan jika sopir taksi konvensional yang jadi korban jika terjadi gesekan dengan oknum driver taksi online.

"Ujungnya nanti didamaikan. Jadi pelaku itu tidak ditangkap dulu. Perbedaannya sangat terlihatlah," kata Abdul Wahab.

Abdul Wahab juga menyampaikan para sopir taksi konvensional di Telaga Punggur bukanlah anak muda.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved