Jadi Sorotan BRIN, Bupati Paparkan Potensi Pengembangan Wisata Bahari dan Perikanan Natuna
BRIN menyoroti kekayaan laut Natuna yang dinilai memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekonomi maupun konservasi lingkungan.
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan kunjungan ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (21/8/2025) lalu.
Kunjungan rombongan BRIN ini disambut hangat Bupati Natuna Cen Sui Lan di Ruang Kerja Bupati Natuna,
Pada kesempatan itu, BRIN menyoroti kekayaan laut Natuna yang dinilai memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekonomi maupun konservasi lingkungan.
Tak cuma itu, pesona wisata bahari Natuna dengan keindahan bawah laut serta panorama alamnya, turut menjadi fokus pembahasan riset.
Perwakilan BRIN, Amalinur mengatakan, pihaknya melihat Natuna sebagai salah satu daerah dengan potensi riset unggulan di Indonesia.
"Natuna memiliki kekayaan laut yang luar biasa dan destinasi bahari yang sangat potensial. Kami ingin memastikan bahwa riset yang kami lakukan bisa memberikan rekomendasi nyata dalam mengembangkan ekowisata sekaligus memperkuat industri perikanan," ungkap Amalinur melansir website natunakab.go.id, Sabtu (23/8/2025).
Ia menambahkan, keberlanjutan menjadi fokus utama BRIN dalam mendorong daerah berkembang.
"Kami tidak hanya melihat dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek lingkungan dan sosial. Harapannya, Natuna dapat menjadi contoh daerah yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian alam," ujarnya.
Tim BRIN menegaskan, riset dan inovasi akan menjadi fondasi penting dalam memetakan strategi pengembangan daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret demi kemajuan Natuna.
Sementara itu, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyambut baik kehadiran tim BRIN. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan potensi kelautan dan wisata bahari secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan ekosistem.
"Kami mengapresiasi perhatian BRIN terhadap Natuna. Potensi laut dan wisata bahari harus kita kelola dengan bijak, sehingga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Dengan dukungan riset, arah pengembangan ini akan lebih terukur," ujar Cen.
Ia melanjutkan, Natuna memiliki kekayaan laut yang sangat besar. Mulai dari perikanan tangkap hingga pesona wisata bahari.
Menurutnya, dua sektor ini bisa menjadi lokomotif pembangunan ekonomi daerah jika dikelola dengan prinsip keberlanjutan.
"Natuna punya laut yang kaya sekaligus indah. Ini peluang besar, tetapi kita ingin pengelolaannya tetap memperhatikan lingkungan agar manfaatnya bisa berkelanjutan bagi masyarakat," tuturnya.
Tak cuma potensi, Cen juga mengungkapkan adanya kendala yang dihadapi daerah dalam mengoptimalkan potensi tersebut.
| Sapi Jumbo 900 Kg di Natuna Jadi Kandidat Kurban Presiden Prabowo, Namanya Dawang |
|
|---|
| Jadwal Pelayaran KMP Bahtera Nusantara 01 Lintasi Natuna, Periode Tanggal 12 - 19 Mei 2026 |
|
|---|
| Pelajar SD Adu Kebolehan di Natuna, Lomba Bertutur Jadi Ajang Unjuk Bakat Literasi Sejak Dini |
|
|---|
| Natuna Dorong Percepatan Pembangunan Pelabuhan Laut Lewat FGD Bersama Kemenhub |
|
|---|
| Harga Emas Perhiasan di Natuna Senin 4 Mei 2026 Hari Ini Turun Tipis, 24K Rp2,6 Juta per Gram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23082025Bupati-Natuna1.jpg)