APBD 2026

APBD 2026 Batam Terancam Tergerus Rp 400 Miliar, Imbas Pemangkasan Dana Transfer ke Daerah

 APBD 2025 Kota Batam terancam tergerus Rp 400 miliar akibat pemangkasan TKD 2026, apa langkah pemerintah?

|
Ian Sitanggang
KUA PPAS - Rapat paripurna penyampaian KUA PPAS oleh DPRD Kota Batam bersama Pemko Batam di Ruang Rapat Paripurna Kota Batam Provinsi Kepri, Rabu (27/8/2025). 

TRIBUNBATAM.id - Pemangkasan dana transfer ke daerah 2026 membuat pemerintah daerah putar otak untuk mendongkrak pendapatan, termasuk di Batam.

 APBD 2025 Kota Batam terancam tergerus Rp 400 miliar akibat pemangkasan TKD 2026.

Pemerintah akan memangkas dana transfer pusat ke daerah mulai tahun anggaran 2026.

Dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja nasional (RAPBN) 2026, anggaran transfer pusat ke daerah atau  TKD ditetapkan sebesar Rp 650 triliun .

Angka ini turun 24,8 persen dari outlook anggaran tahun 2025 sebesar Rp 864,1 triliun.

Data DJPK Kemenkeu, pagu TKD Kota Batam 2025 sebesar Rp 1,59 triliun.

Dengan asumsi pengurangan 24,8 persen, maka pendapatan Batam dari pemerintah pusat diperkirakan akan anjlok Rp 400 miliar.

Ketergantungan APBD Batam terhadap dana transfer pusat masih terbilang tinggi.

Dari pagu Rp 4,2 triliun, sekitar 37 persen pendapatan APBD Batam 2025 disumbang dari dana transfer dari pusat.

Pendapatan asli daerah (PAD) memberikan sumbangan terbesar yakni 55 persen atau diproyeksikan Rp 2,3 triliun hingga akhir 2025.

Pemko Batam dengan DPRD Batam telah menyepakati KUA/PPAS APBD Batam 2026 sebesar Rp 4,7 triliun.

Namun menariknya, Banggar DPRD Batam tidak menghitung adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) 2026.

Kesepakatan KUA/PPAS disahkan dalam sidang paripurna DPRD Batam, Rabu (27/8/2025).

Dalam KUA/PPAS APBD Tahun 2025 Kota Batam, pendapatan dipatok Rp 4,73 triliun.

Pendapatan ini terdiri dari : 

  • Pendapatan asli daerah : Rp 2,581 Triliun
  • Dana transfer daerah : Rp 2,041 triliun
  • Lain-lain pendapatan yang sah : Rp 166,1 miliar

Pemko Batam dan DPRD Batam masih mencatumkan dana transfer ke daerah Rp 2 triliun.

Angka ini malah lebih besar dari 2025 sebelum pemangkasan.

Patut ditunggu apa langkah yang akan diambil Wali Kota Batam Amsakar Achmad untuk menyikapi penurunan TKD.

Langkah terbaru, Amsakar Achmad memilih menghapuskan denda tunggakan PBB-P2 untuk mendongkrak pendapatan.

Realisasi APBD 2025 Batam per Agustus 2025

 

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi persen
  Pendapatan Daerah 4.279,39 M 2.318,35 M 54.17
  PAD 2.364,43 M 1.252,99 M 52.99
  Pajak Daerah 1.951,95 M 1.037,79 M 53.17
  Retribusi Daerah 243,31 M 99,34 M 40.83
  Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 9,48 M 9,48 M 100.00
  Lain-Lain PAD yang Sah 159,69 M 106,38 M 66.62
  TKDD 1.597,12 M 890,54 M 55.76
  Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 1.597,12 M 890,54 M 55.76
  Pendapatan Lainnya 317,84 M 174,81 M 55.00
  Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 10,58 M 10,58 M 100.00
  Pendapatan Transfer Antar Daerah 307,26 M 164,23 M 53.45
  Belanja Daerah 4.413,92 M 2.002,03 M 45.36
  Belanja Pegawai 1.826,71 M 1.014,79 M 55.55
  Belanja Pegawai 1.826,71 M 1.014,79 M 55.55
  Belanja Barang dan Jasa 1.428,99 M 661,31 M 46.28
  Belanja Barang dan Jasa 1.428,99 M 661,31 M 46.28
  Belanja Modal 909,34 M 222,29 M 24.45
  Belanja Modal 909,34 M 222,29 M 24.45
  Belanja Lainnya 248,89 M 103,63 M 41.64
  Belanja Subsidi 8,25 M 0,00 M 0.00
  Belanja Hibah 214,32 M 98,65 M 46.03
  Belanja Bantuan Sosial 8,46 M 2,88 M 33.99
  Belanja Tidak Terduga 17,86 M 2,11 M 11.81
  Pembiayaan Daerah 0,00 M 0,00 M 0
  Penerimaan Pembiayaan Daerah 134,54 M 0,00 M 0.00
  Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 134,54 M 0,00 M 0.00
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved