Rabu, 8 April 2026

OJK OUngkap Optimisme Perbankan terhadap Kinerja pada Triwulan I 2024

Perbankan optimistis akan mengalami kinerja yang tetap terjaga baik pada triwulan I tahun 2024. porsi aset 100 bank tersebut mencapai 97,05 persen dar

TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA
Otororitas Jasa Keuangan (OJK) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perbankan optimistis akan mengalami kinerja yang tetap terjaga baik pada triwulan I tahun 2024.

Optimisme ini ditunjukkan dalam Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SPBO) yang melibatkan 100 bank responden di Indonesia beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data Desember 2023, porsi aset 100 bank tersebut mencapai 97,05 persen dari total aset bank umum.

Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) pada triwulan I-2024 yang tercatat sebesar 56, berada pada zona optimis.

Optimisme tersebut didorong oleh ekspektasi akan meningkatnya fungsi intermediasi perbankan dibarengi dengan kemampuan perbankan dalam mengelola risiko yang dihadapi meskipun kondisi makroekonomi global kurang kondusif.

"SBPO juga menyebutkan bahwa seiring dengan proyeksi ekonomi Indonesia yang cukup resilien pada 2024, kinerja perbankan Indonesia diproyeksikan tetap terjaga serta dapat meningkat," tulis Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Aman Santosa, dalam rilis pers.

Baca juga: Waspada, Ini Daftar Penipuan dengan Modus Penawaran Kerja yang Dirilis OJK

Ketidakpastian kondisi makroekonomi global menyebabkan Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) pada triwulan I-2024 masih berada pada level pesimis yaitu sebesar 47, terutama disebabkan oleh perkiraan pelemahan nilai tukar dan peningkatan inflasi.

Meski demikian, IKM sudah mengalami perbaikan yaitu meningkat menjadi 47 dari 43 pada triwulan IV-2023.

Perbaikan tersebut didorong PDB yang diperkirakan tumbuh meningkat dengan keyakinan bahwa konsumsi masyarakat sebagai driver pertumbuhan seiring dengan event perayaan Hari Raya Imlek dan Bulan Ramadan pada triwulan I-2024, serta proyeksi peningkatan pengeluaran pemerintah untuk penyelenggaraan Pemilu 2024 pada Februari 2024.

Meskipun kondisi makroekonomi diperkirakan kurang kondusif, mayoritas responden meyakini bahwa risiko perbankan pada triwulan I-2024 masih terjaga dan terkendali.

Hal ini terlihat dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 53 (zona keyakinan bahwa risiko cukup manageable), seiring dengan keyakinan bahwa risiko kredit dan risiko pasar yang tetap terjaga.

"Responden meyakini bahwa kualitas kredit tetap baik, PDN pada level rendah dan berada pada posisi long, dan rentabilitas masih akan meningkat seiring dengan kenaikan penyaluran kredit. Selanjutnya, risiko likuiditas juga diperkirakan masih terjaga stabil dibandingkan triwulan sebelumnya," jelas Aman.

Ekspektasi terhadap kinerja perbankan pada triwulan I-2024 juga optimis dengan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) sebesar 68.

Optimisme kinerja perbankan didorong oleh ekspektasi bahwa sisi funding (DPK) akan tetap mampu menyokong meningkatnya penyaluran kredit yang berdampak pada peningkatan laba dan modal perbankan.

Optimisme kenaikan pertumbuhan kredit pada triwulan I-2024 didorong ekspektasi pertumbuhan ekonomi domestik yang masih cukup baik, meningkatnya konsumsi pada bulan Ramadhan, event penyelenggaraan Pemilu 2024, dan masih terjaganya daya beli masyarakat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved