Kabag Ekonomi Setda Anambas Sebut Stok Beras di Anambas Hanya Cukup Buat 50 Hari

Kabag Ekonomi Setda Anambas, Yohanes mengungkap stok beras di Anambas hanya cukup buat 50 hari.

TribunBatam.id/Noven Simanjuntak
STOK BERAS DI ANAMBAS - Kepala Bagian Ekonomi Setda Anambas, Yohanes menyebut stok beras si Anambas terbatas. Hanya bertahan 50 hari ke depan. Foto saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Stok beras beras di Anambas terbilang terbatas di tengah melonjaknya harga beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda Anambas, Yohanes mengungkap, stok beras dari Bulog saat ini tercatat hanya ada 240 Ton.

Ini diperkirakan hanya cukup memenuhi kebutuhan masyarakat selama 24 hari.

Sementara, untuk stok beras yang ada di agen distributor, sebut Yohanes justru menipis dari persediaan Bulog.

"Hasil sidak kami kemarin ke gudang agen distributor, stoknya memang menipis. Tetapi katanya, tak lama lagi kapal tol laut akan sampai bawa beras," ucap Yohanes, Minggu (31/8/2025).

Ia mengungkapkan, dari gabungan total stok beras milik Bulog dan agen distributor sedikitnya tak sampai 500 Ton pasokan beras untuk kebutuhan warga.

Total ratusan ton beras tersebut hanya mampu bertahan selama 50 hari atau tak sampai akhir tahun.

"Kami terus pantau. Mudah-mudahan kapal tol laut masuk nanti bawa beras. Info dari para agen begitu," terangnya.

Yohanes menjelaskan, untuk kebutuhan beras, Anambas masih bergantung dari luar daerah seperti Jakarta dan Kalimantan.

Meski di Anambas memiliki tanaman padi, namun tingkat produksinya masih terbilang kecil tak sampai 8 persen.

"Sekitar 92 persen lebih, masih dikirim dari luar daerah. Itu sebabnya di sini harga pun di atas HET karena jalur distribusi sampai dua kali, biaya transportasi dan harga bongkar muat," pungkasnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved