Pertamina Tambah 200 KL Solar Subsidi di Anambas, Nelayan Kini Bisa Melaut Lagi
Pertamina salurkan 200 KL Biosolar subsidi ke Anambas. Pasokan kembali tersedia setelah kelangkaan dua pekan yang sempat memicu kenaikan harga ikan
Penulis: Ihsan Imaduddin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 200 KL Biosolar ke Kepulauan Anambas
- Penambahan stok bertujuan mengatasi kelangkaan bahan bakar bagi nelayan setempat
- Kelangkaan solar sebelumnya memicu kenaikan harga berbagai jenis ikan di pasar
- Distribusi dilakukan melalui jalur laut dari Selat Lampa menuju Anambas
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Pasokan Biosolar subsidi di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali tersedia.
Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan stok sebanyak 200 Kiloliter (KL) untuk mengatasi keterbatasan pasokan yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir, dan berdampak pada aktivitas nelayan serta distribusi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, distribusi Biosolar dilakukan pada Sabtu (6/6/2026) dari Selat Lampa, Kabupaten Natuna menuju Kepulauan Anambas.
Tambahan pasokan itu bagian dari langkah penguatan suplai agar kebutuhan bahan bakar bersubsidi tetap terpenuhi di wilayah kepulauan.
"Tambahan pasokan ini merupakan upaya Pertamina untuk memastikan kebutuhan Biosolar masyarakat dan nelayan di Anambas tetap terpenuhi," kata Fahrougi, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, dengan masuknya pasokan sebanyak 200 KL tersebut, stok Biosolar di Anambas kini dalam kondisi tersedia dan siap disalurkan kepada konsumen yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertamina juga melakukan pemantauan secara intensif terhadap proses distribusi agar penyaluran dapat berjalan lancar hingga ke tingkat masyarakat.
Pengawasan dilakukan mulai dari proses pengiriman hingga penyaluran di lembaga penyalur resmi, untuk memastikan tidak terjadi hambatan di lapangan.
Fahrougi mengatakan wilayah kepulauan seperti Anambas membutuhkan perhatian khusus dalam pengelolaan distribusi energi, karena bergantung pada transportasi laut.
Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat, nelayan, hingga pelaku usaha dapat terus terpenuhi.
"Dengan masuknya kembali pasokan Biosolar diharapkan dapat menunjang aktivitas perikanan di Kepulauan Anambas," ujarnya.
Ketersediaan solar subsidi menjadi kebutuhan penting bagi nelayan untuk operasional kapal saat melaut mencari ikan.
Sebelumnya, nelayan di Anambas mengaku kesulitan mendapatkan solar subsidi dalam dua pekan terakhir.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas penangkapan ikan yang menurun, akibat terbatasnya bahan bakar untuk melaut.
| Pernah Liburan ke Anambas Kepri, Nicolas Tagliafico Masuk Skuad Argentina di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Pemprov Kepri Bangun Dermaga Apung di Pelabuhan Matak Total Rp3,3 Miliar, Permudah Mobilitas Warga |
|
|---|
| Diduga Minim Penumpang, Wings Air Hari Ini Batal Terbang di Letung ke Batam |
|
|---|
| Warga Anambas Tak Lagi Repot Urus Kartu Kuning, Kini Bisa dari Rumah lewat Aplikasi SIAPkerja |
|
|---|
| Warga Siantan Utara Anambas Antusias Ikuti MEB Day, Ada Cek Kesehatan Gratis dan Sembako |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/SPBU-Nelayan-Anambas.jpg)