Dua Nelayan Batam Pasrah 3 Jam di Laut Gegara Habis Minyak, Petugas PPLP Tanjunguban Bantu Evakuasi
Dua nelayan Batam semula sempat pasrah setelah 3 jam terombang ambing di laut gegara habis minyak. Sampai petugas PPLP Tanjunguban datang menolong.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Kandi (27) dan Wandi (30), dua nelayan Batam asal Pulau Cemara, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melambaikan tangan saat melihat KN 406, Senin (20/10/2025).
Setidaknya tiga jam mereka terombang-ambing di atas boat karena bahan bakar solar yang habis saat melaut.
Dua nelayan Batam itu semula hanya bisa pasrah, sampai akhirnya harapan itu datang.
Kapal patroli Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban yang kebetulan melintasi perairan Selat Riau melihat mereka melambaikan tangan kepada petugas.
Melihat itu, kapal patroli kemudian segera mendekat untuk memberikan bantuan kepada nelayan tersebut.
Di sana, petugas sempat berbincang dengan nelayan itu.
Mereka menanyakan apa yang sedang dialami.
Petugas pun mendapati bahwa mereka sedang kehabisan minyak.
“Petugas melihat Keduanya angkat tangan sambil meminta pertolongan sekira pukul 14.30 WIB," ucap Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, Sugeng Riyono melalui Koordinator Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, Selasa (21/10/2025).
Petugas lalu menarik sampan nelayan tersebut menuju dermaga Subang Mas, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri.
"Kedua nelayan itu berhasil diselamatkan dan tiba di dermaga sekira pukul 15.00 WIB,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan agar pastikan stok BBM aman sebelum melaut.
"Kondisi kapal juga harus dicek terlebih dahulu. Langkah ini harus dilakukan agar saat melaut tak ada halangan," katanya.
Yang paling penting, jangan lupa membawa alat-alat keselamatan.
"Selalu koordinasi dengan nelayan lain, agar mengetahui kondisi dan polisi masing-masing," pesan Alfaizul. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
| Air Batam Hilir Sebut Pemeliharaan Gardu Listrik PLN di IPA Duriangkang Selesai |
|
|---|
| Harga Emas Batam Hari Ini Rabu 6 Mei 2026 di Banda Baru Mas, Update Pukul 13.00 WIB |
|
|---|
| Kasus 2 Ton Sabu, Fandi Ramadhan Tetap Divonis 5 Tahun, Kuasa Hukum Masih Berunding Soal Kasasi |
|
|---|
| Kejari Batam Bantah Terlibat Proyek Pasar Induk Jodoh, Hanya Beri Pandangan Hukum |
|
|---|
| Breaking News, Ratusan WNA Diduga Pelaku Love Scamming Diamankan di Baloi View Apartment Batam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Evakuasi-nelayan-5665.jpg)