Jumat, 5 Juni 2026

Bintan Terkini

Operasi Zebra Seligi 2025 di Bintan Selesai, Tidak Ada Laporan Kecelakaan Selama 2 Pekan

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano mengatakan operasi Zebra Seligi 2025 telah berakhir 30 November lalu.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Ronnye Lodo Laleng/TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
OPERASI - Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano sedang berada di ruang kerjanya di Bintan Buyu, Kepulauan Riau (Kepri). 

TRIBUN BATAM.id, BINTAN  - Pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt) paling banyak ditemukan selama Operasi Zebra Seligi 2025. 

Polisi merincikan untuk pelanggaran ini mencapai ratusan kali.

Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano mengatakan operasi Zebra Seligi 2025 sudah berakhir 30 November 2025.

Selama dua Minggu operasi, tercatat 422 pelanggar diberi teguran dengan rincian 309 teguran untuk roda dua dan 113 teguran untuk roda empat. 

Dibandingkan tahun lalu, ada penurunan sekitar 331 teguran atau 44 persen dari total 753 teguran di 2024. 

"Pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan paling banyak," sebut Yelvis, Selasa (2/12/2025).

Yelvis menyampaikan bahwa Operasi Zebra Seligi 2025 berhasil menekan angka fatalitas kecelakaan. 

Selain itu, jumlah tilang turun 100 persen, dari 7 tilang di tahun 2024 menjadi nihil di tahun 2025. 

"Alhamdulillah sampai operasi selesai dari laporan yang diterima tidak ada laporan kecelakaan," akunya. 

Sementara berdasarkan data dari Satlantas Polres Bintan, terdapat 377 kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing satuan tugas (Satgas) selama Operasi Zebra Seligi 2025, meningkat dari 189 kegiatan di tahun 2024. 

Yelvis beri himbauan ke pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, tertib berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, dan selalu berhati-hati.

"Selalu fokus, serta konsentrasi dalam berkendara, meskipun Operasi Zebra Seligi 2025 sudah selesai," kata dia. 

Seorang pengendara Zai mengaku tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.

"Saya tetap mematuhi aturan lalu lintas. Keselamatan itu nomor satu," akunya.

Dia mengajak masyarakat dan pengendara yang lain, agar tetap utamakan keselamatan saat mengendarai kendaraan bermotor.

"Ingat ada yang menunggu anda di rumah. Keselamatan itu nomor satu. Pelan-pelan saja asal selamat," pesan Zai. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved