Nelayan di Bintan Hilang
Nelayan di Berakit Bintan Hilang Saat Cari Ketam, Keluarga Harap-harap Cemas Nantikan Top Pulang
Peristiwa itu terjadi di perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 14.00 WIB.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Tim Sar gabungan dibantu warga masih mencari Top (50), seorang nelayan Bintan yang dilaporkan hilang saat mencari ketam sejak Senin (5/1/2026).
- Kepala Desa Berakit, M Darus mengungkap kronologis hilangnya warga Kampung Panglong, RT 001/RW 001, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri itu.
- Keluarga Top, menurut M Darus harap-harap cemas menantikan Top pulang dengan selamat.
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Tim Sar gabungan bersama warga masih mencari Top (50), seorang nelayan Bintan yang dilaporkan hilang saat mencari Ketam.
Warga Kampung Panglong, RT 001/RW 001, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu diketahui mencari ketam sejak Senin (5/1/2026) sekira pukul 14.00 WIB.
Kepala Desa Berakit M. Darus membenarkan informasi nelayan Bintan yang hilang tersebut.
"Saat ini keluarga sedang harap-harap cemas menantikan Top," ucap Kades Berakit, Selasa (6/1/2026).
Keluarga ingin Top ditemukan dalam kondisi selamat.
Darus menjelaskan, Top pergi mencari ketam bakau menggunakan sampan seorang diri.
Sementara kondisi air laut saat itu sedang surut.
"Saat ini petugas gabungan masih mencari keberadaan korban," kata dia.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang mengerahkan tim rescue untuk mencari korban.
Laporan kehilangan diterima petugas siaga Basarnas Tanjungpinang pada Selasa (6/1/2026) pukul 11.30 WIB dari BPBD Bintan.
Warga setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri, namun hanya berhasil menemukan sampan dan alat tangkap milik korban di tepi pantai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli menyampaikan, pihaknya satu tim rescue yang berjumlah 9 orang untuk bergerak menuju lokasi kejadian (LKK) menggunakan Rescue Car Type II.
"Tim telah diberangkatkan pada pukul 11.50 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi pada siang ini untuk langsung berkoordinasi dengan unsur di lapangan dan memulai penyisiran," kata Fazzli.
Lokasi pencarian terfokus pada koordinat 01∘11’57.94 “N 104∘33′1.23′′E, dengan jarak tempuh sekitar 58 KM dari kantor SAR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Potret-nelayan-di-Bintan-hilang-saat-mencari-ketam.jpg)