Breaking News
Senin, 27 April 2026

KECELAKAAN DI BINTAN

Kondisi Terkini Lokasi Kecelakaan Avanza Vs Truk di Busung Bintan, Masih Ada Serpihan Kaca

Pecahan kaca pasca kecelakaan di Desa Busung Bintan, Avanza vs truk, Sabtu (10/1) lalu masih berserakan di sebelah kiri dan kanan jalan

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Ronnye Lodo Laleng/TribunBatam.id
KECELAKAAN DI BINTAN - Kondisi terkini lokasi kecelakaan yang melibatkan truk warna kuning BP 8218 LA dengan Toyota Avanza warna Silver BP 1456 BE di Jalan Lintas Barat, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Foto diambil Minggu (11/1/2026). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Lokasi kecelakaan di Jalan Simpang Jembatan, Lintas Barat, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (10/1/2026) lalu masih dihiasi serpihan kaca.

Kecelakaan di Bintan itu sebelumnya melibatkan dua kendaraan, yakni truk dan mobil Avanza.

Terbaru, pecahan kaca akibat kecelakaan masih berserakan di sebelah kiri dan kanan jalan hingga depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Seri Kuala Lobam, Minggu (11/1/2026).

Tak hanya itu, oli dan bercak darah pun masih menempel dan membekas di atas tanah.

Darah segar dan tumpahan solar itu ditutup dengan pasir.

Di area aspal terlihat coretan dan gambar putih, yang menandakan sudah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), oleh Satlantas Polres Bintan.

Selain itu, sparepart lain, seperti bodi depan kedua kendaraan juga masih tersisa di TKP. Bentuknya kini tak utuh lagi, sudah hancur berkeping-keping.

Berdasarkan pantauan TribunBatam.id, sejumlah sparepart itu tersebar hanya 10-30 sentimeter saja.

Lalu beberapa bagian aspal tampak tergores akibat benturan kendaraan. Ada bekas rem berwarna hitam menempel di atas aspal kurang lebih 1 meter sebelum lokasi tabrakan.

Jalan Lintas Barat itu tampak mulus, tidak ada lubang atau kerusakan di area kecelakaan.

Hanya saja, ada pengkolan yang hanya berjarak 5 meter.

Seorang warga Busung, Gilang mengaku kaget atas kecelakaan Sabtu kemarin.

"Saya dengar bunyi brak. Awalnya saya pikir ada ban pecah. Begitu saya mendekat, ternyata ada tabrakan," ujar Gilang, saat ditemui di lokasi kecelakaan.

Gilang mengaku di lokasi tersebut kerap kali terjadi kecelakaan.

Pada tahun 2025 yang lalu, sudah ada 2 kali terjadi kecelakaan tidak jauh dari TKP saat ini.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved