Kamis, 23 April 2026

BUAYA DI BINTAN

Breaking News, Buaya di Bintan Terkam Nelayan Tembeling Hingga Meninggal Dunia

Seorang nelayan Bintan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat hendak melaut, Jumat (16/1/2026) sekira pukul 03.45 WIB.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
BUAYA DI BINTAN - Sejumlah pelayat memadati rumah Imran bin H Sanjah (34) di Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (16/1/2026). Nelayan Bintan itu dilaporkan meninggal dunia setelah diserang buaya saat hendak melaut sekira pukul 03.45 WIB. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Nelayan asal Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan jadi korban keganasan buaya. 

Korban bernama Imran bin H Sanjah. Pria 34 tahun itu meninggal setelah diterkam buaya.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekira pukul 03.45 WIB.

Tokoh masyarakat Tembeling Tanjung, Datok Arman menyampaikan sebelum kejadian korban sedang bersiap-siap hendak melaut. 

Korban kala itu sedang duduk di atas sampannya, hendak menyiapkan jaring.

"Korban seketika berteriak minta tolong begitu buaya menariknya ke laut," ujar Arman.

Teriakan itu sampai di telinga abang korban, Jali.

Dia bergegas keluar rumah menuju ke lokasi kejadian. 

"Jali sempat mengambil parang, namun tidak memotong buaya. Khawatir melukai sang adik, sebab masih gelap," cerita Arman.

Warga setempat yang mendengar kabar itu, berdatangan ke lokasi dan berjibaku mencari keberadaan korban. 

Korban akhirnya ditemukan sekira pukul 04.45 WIB di bawah atap tempat sampan yang roboh. 

Saat ditemukan, korban mengalami luka robek di bagian mata sebelah kanan, bibir, dahi hingga bahu sebelah kiri. 

"Korban ditemukan kurang lebih 5 meter dari lokasi kejadian. Sementara buaya sudah tidak ada lagi," ujarnya.

Kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi.

Arman meminta pemerintah daerah mengambil langkah nyata dan tegas untuk mengevakuasi buaya-buaya tersebut. 

"Buaya belakangan sudah sangat meresahkan masyarakat Tembeling, Bintan dan sekitarnya," kata dia. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved