Sabtu, 25 April 2026

BUAYA DI BINTAN

Buaya Terkam Nelayan Bintan Hingga Tewas Bikin Warga Tembeling Cemas, Ali Jadi Takut Melaut

Insiden buaya menerkam seorang nelayan Bintan hingga tewas, Jumat (16/1/2026) dini hari membuat nelayan Kampung Tembeling cemas untuk melaut.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
NELAYAN DI BINTAN - Ali Rusli, warga Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (16/1/2026). Ia mengaku takut melaut setelah buaya menerkam Imran, seorang nelayan yang henda melaut hingga meninggal dunia, Jumat (16/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Buaya di Bintan menerkam Imran (34), seorang nelayan asal Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
  • Peristiwa terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekira pukul 03.45 WIB, saat Imran hendak melaut.
  • Warga sekitar jadi cemas melaut setelah mengetahui kejadian ini. Mereka meminta pemerintah segera mengambil tindakan.

 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Ali Rusli, warga RT 001, RW 001, Kampung Tembeling, Kecamatan Teluk Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) setelah tahu buaya menerkam Imran, seorang nelayan Bintan hingga meninggal dunia.

Dia khawatir, warga Bintan lainnya menjadi korban susulan akibat keganasan buaya itu.

Mengingat buaya tersebut masi berkeliaran di area perairan Tembeling Tanjung. 

"Setelah kejadian ini, saya pribadi dan nelayan yang lain merasa takut, saat pergi ke laut," kata Ali, Jumat (16/1/2026).

Selama ini dirinya sering melihat buaya itu lalu lalang di bawah rumah warga, di sekitar lokasi kejadian. 

Buaya itu muncul  saat pagi dan petang. 

"Ukuran buaya cukup besar. Panjangnya kurang lebih tiga depa," akunya. 

Selama ini, hewan pemeliharaan seperti kucing kerap kali hilang. 

Peristiwa seperti ini, bukan merupakan kali pertama.

Dalam kurun dua tahun belakangan sudah tiga nelayan yang menjadi korban. 

"Pertama dua tahun lalu, korbannya selamat. Kedua terjadi pada awal tahun 2025 dan terakhir hari," akunya. 

Dari ketiga insiden itu, dua orang nelayan selamat. Baru kali ini ada korban jiwa.

Dia meminta Pemerintah Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepulauan Riau untuk segera mengambil langkah tegas mengatasi persoalan buaya di Bintan ini.

Buaya di Bintan Telan Korban

Imran Bin H Sanjah (34), nelayan asal Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) sebelumnya menjadi korban keganasan buaya. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved