Pencarian Pekerja PT BAI di Bintan
Pencarian Pekerja PT BAI di Bintan Hari Ketiga, Keluarga Ikut Turun ke Laut Cari Malik
Malik, pekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) sudah tiga hari menghilang.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Peristiwa tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat, hingga viral di media sosial (medsos).
Satu orang dilaporkan selamat, satu orang sudah ditemukan meninggal, dan satu orang lagi yakni Malik masih hilang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Tanjungpinang, Fazzli menjelaskan, mulanya seorang pekerja bernama Malik terseret arus deras.
"Kala itu Malik berteriak meminta tolong, kepada rekan kerjanya yang lain," sebut Fazzli.
Mendengar teriakan itu, dua pekerja lain, Ranggi dan Reza Ade Jumawar sontak melompat ke laut.
Mereka ingin menolong Malik. Niat baik itu justru membawa petaka.
Keduanya justru ikut terseret arus kencang.
Ranggi berhasil selamat, tapi Reza Ade Jumawar, warga Kampung Bina Maju, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, ditemukan meninggal dunia.
"Ranggi selamat dengan cara naik ke atas ponton," akunya.
Sampai dengan saat ini Tim SAR masih mencari Malik.
Tim SAR akan fokus mencari dan menyisir sekitar perairan Pulau Poto guna menemukan keberadaan korban Malik.
Dia mengimbau kepada masyarakat atau nelayan yang melihat korban, agar bisa menginformasikan kepada tim gabungan.
"Mohon doa dan dukungan selama proses pencarian korban," pesannya. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pencarian-Malik-di-Perairan-Poto-Bintan-677.jpg)