Kamis, 23 April 2026

Simulasi PPLP Tanjunguban Tangani Kecelakaan di Laut, Dua Kapal Tabrakan di Perairan Bintan

Petugas PPLP Kelas II Tanjunguban mengungkap, kecelakaan di laut Bintan itu disimulasikan terjadi sekira pukul 08.30 WIB, pada Senin (26/1/2026).

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
SIMULASI KECELAKAAN DI LAUT BINTAN - Simulasi penanggulangan pencemaran atau pengelaran oil boom dan pemadaman kebakaran di perairan Tanjunguban,Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (26/1/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Dua kapal diinformasikan terlibat tabrukan di perairan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Petugas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjunguban mendapat informasi kecelakaan di laut Bintan itu pada Senin (26/1/2026) sekira pukul 08.30 WIB, pada lokasi 1 derajat 3.317' N 104' 12.620' E.

Kedua kapal yang terlibat masing-masing bernama KM. Melati 2 dengan TB. Meiden Kompas. 

Insiden ini terjadi karena adanya cuaca buruk yang melanda perairan di wilayah itu. 

Pasca kejadian kapal Melati 2 alami robek lambung kanan. Muatan minyak HSD (bahan bakar solar)  pun mulai tumpah ke perairan. 

Jumlahnya cukup banyak, kurang lebih 50 KL.

Tidak hanya itu, sempat terjadi percikan yang menyebabkan kebakaran di atas kapal.

Tiga ABK terjatuh ke laut, usai benturan hebat kedua kapal.

Kerusakan juga terjadi pada kapal Meiden Kompas. Kapal itu alami kerusakan robek di bagian lambung kanan.

Peristiwa ini lalu diteruskan ke OSC untuk mengirimkan bantuan.

Sembari menunggu bantuan, pihak kapal melakukan prosedur keadaan darurat di kapal, misalnya memperhatikan keselamatan semua kru kapal. 

Selang beberapa menit, dua Rubber Boat milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban diterjunkan ke lokasi.

Masing-masing Rubber Boat mengevakuasi tiga korban yang terjatuh ke laut.

Korban lalu dibawa ke dermaga PPLP Tanjunguban untuk di lakukan penanganan medis.

Sementara kapal KN. Rantos membantu memadamkan api dan penanggulangan pencemaran minyak di laut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved