Kamis, 23 April 2026

Bintan Terkini

Tangis Haru Wira Saat Acara Serah Terima Kunci Rumah dari Ketua PWI Bintan

Rumah itu baru saja di bangun oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan, bersama sejumlah donatur.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tangis Haru Wira Saat Acara Serah Terima Kunci Rumah dari Ketua PWI Bintan - Beda-Rumah-PWI-Bintan-788.jpg
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
BEDA RUMAH - Wira Abrian (36) dan sang istri menangis haru saat serah terima kunci, di depan rumah barunya di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Kamis (5/2/2026).
Tangis Haru Wira Saat Acara Serah Terima Kunci Rumah dari Ketua PWI Bintan - Wira-Abrian-7988o.jpg
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
BEDA RUMAH - Wira Abrian (36) dan sang istri menangis haru saat serah terima kunci, di depan rumah barunya di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Kamis (5/2/2026).

TRIBUN BATAM.id, BINTAN  - Wira Abrian (36) dan sang istri menangis haru saat serah terima kunci, Kamis (5/2/2026).

Rumah itu baru saja di bangun oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan, bersama sejumlah donatur.

Wira yang selama ini ngekos mengaku senang karena rumah yang sebelumnya hanya tembok tampa atap, kini sudah bagus, dan layak di huni usai di beda secara cuma-cuma.

Wira tak menyangka, saat ini ia dan keluarga memiliki rumah baru.

Begitu dipersilahkan maju ke depan, Wira tampak kaku, kata-katanya mulai tersendat saat memberikan kata sambutan. 

Suaranya gemetar begitu mengucapkan terima kasih kepada PWI Bintan, Bupati Bintan Roby Kurniawan dan para donatur yang duduk tepat di depannya. 

Kepala Wira berulang kali di gelengkan ke kiri dan kanan. Ia sesekali menundukkan kepalanya. Seakan bingung kata-kata apalagi yang ia sampaikan untuk tamu undangan yang tengah memandangnya.

Selain Wira sang istri yang berdiri di samping kiri juga ikut meneteskan air mata. 

Kedua anaknya pun ikut larut dalam kesedihan setelah melihat gerak-gerik kedua orangtua mereka. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu saya. Sekarang saya tidak ngekos lagi. Hari Sabtu ini saya sudah pindah ke rumah baru ini," sebut ayah dua anak itu.

Warga Desa Teluk Sasah, Bintan itu sempat membangun rumah itu sejak 8 tahun lalu.

Saat di beda PWI Bintan, rumah itu sudah terbengkalai. Hanya tembok-tembok saja yang masih berdiri. 

Tembok itu dihiasi dengan lumut tebal.  Di dalam rumah sudah ada semak belukar yang sangat kotor.

Wira selama ini bekerja sebagai nelayan,  penghasilan yang pas-pas membuat dirinya tak mampu melanjutkan pembangun rumah itu dan memilih tinggal di kos.

Ketua PWI Bintan, Harjo Waluyo, menyampaikan, program beda rumah tahun 2026 ini berjalan baik.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved