Senin, 27 April 2026

KRISIS AIR DI BINTAN

Wilayah Bintan Akhirnya Turun Hujan, Hampir Dua Bulan Warga Susah Air

Intensitas hujan di Bintan cukup deras. Hujan mulai membahasi tanah wilayah Provinsi Kepri sejak pukul 09.30 WIB hingga siang hari.

TribunBatam.id/ Ronnye Lodo Laleng
HUJAN PERDANA DI BINTAN - Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan sekitarnya. Ini merupakan hujan perdana setelah hampir dua bulan. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Setelah hampir dua bulan dilanda kekeringan akibat kemarau panjang, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya diguyur hujan, Selasa (17/2/2026).

Intensitas cukup deras. Hujan mulai membahasi tanah wilayah Bintan sejak pukul 09.30 WIB hingga siang ini.

Fenomena alam yang terjadi ini disambut sukacita warga setempat.

Mengingat, sudah satu bulan lebih terakhir wilayah setempat sudah tidak hujan lagi.

Saat hujan turun, warga Toapaya pun bergegas mengambil ember-ember kosong dari dalam rumah.

Mereka meletakkan ember tersebut di ujung atap rumah di depan rumah untuk menampung air hujan.

Tidak hanya satu orang, hampir sebagian besar ibu-ibu melakukan hal serupa. 

Pemandangan ini terlihat di perumahan Angrek Bintan, Toapaya Selatan. 

Seorang warga setempat yang akrab disapa Pakde, mengaku sangat senang dan bersyukur atas turunnya hujan yang terjadi sejak pagi.

“Alhamdulillah akhirnya turun hujan juga sudah lama sumur kami kering," sebutnya.

Dia mengaku, menampung air hujan selama 1 jam. Saat ini sudah dua drum berukuran sedang penuh. 

"Lumayan lah untuk mandi dan cuci pakaian jadilah," sambungnya.

Dia mengaku sudah 2 hari ini belum mandi, saking tak memiliki air.

Ucapan serupa juga disampaikan peternak kambing di Bintan bernama Bayu. 

Dirinya bersyukur atas turunnya hujan hari ini. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved