Senin, 27 April 2026

IMLEK

2854 Penumpang Nyebrang Lewat Pelabuhan ASDP Tanjunguban Bintan Saat Libur Imlek

Sebanyak, 2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 unit pikap dan 84 unit truk juga tercacat nyebrang ke Batam.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
PENUMPANG - Sejumlah kendaraan tiba di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Kepri, Rabu (18/2/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Sebanyak 2.854 penumpang nyebrang dari pelabuhan Tanjunguban Bintan tujuan Telaga Punggur, Kota Batam.

Jumlah itu tercatat selama libur panjang Imlek sejak 14 - 17 Februari 2026.

Lonjakan itu naik cukup signifikan jika dibandingkan dengan hari biasa.

Tidak hanya penumpang, jumlah kendaraan juga alami kenaikan. 

Sebanyak,  2.024 unit sepeda motor, 617 unit mobil pribadi, 101 unit pikap dan 84 unit truk juga tercacat nyebrang ke Batam. 

Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul Yaqin menjelaskan kenaikan jumlah penumpang pada libur Imlek kurang lebih 30 persen. 

Sejak Sabtu (14/2/2026), jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban sekitar 501 orang penumpang.

Sepeda motor sekitar 459 unit, mobil pribadi sekitar 199 unit, pikap sekitar 27 unit dan truk sekitar 44 unit.

Lalu, Minggu (15/2/2026), tercatat sekitar 863 orang penumpang berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, motor 532 unit, mobil pribadi 154 unit, pilap 25 unit, truk 14 unit.

Sementara, Senin (16/2/2026) tercatat sekitar 694 orang penumpang yang menyeberang ke Batam dengan motor 468 unit, mobil pribadi 125 unit, pikap 27, truk 20.

Selasa (17/2/2026) tercatat sekitar 796 orang penumpang yang berangkat dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban, motor 565 unit, mobil pribadi 139 unit, pikap 22, truk 6 unit.

"Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan hari sebelumnya, di mana rata-rata per hari sekitar 300-an penumpang, sekitar 250 unit sepeda motor, dan 100 unit mobil pribadi," jelasnya, Rabu (18/2/2025).

Peningkatan jumlah penumpang terjadi tidak hanya karena momen libur Imlek, tetapi juga karena banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk pulang ke kampung halaman untuk menyambut Ramadan bersama keluarga. 

"Saya amati banyak warga Batam yang pulang ke Tanjungpinang dan Bintan untuk menyambut puasa dan puasa pertama dengan berkumpul bersama keluarganya," akunya.

Dia menghimbau pengguna kapal RoRo agar tidak memilih jadwal penyeberangan terakhir ke Batam dan lebih baik memilih jadwal lebih awal untuk menghindari penumpukan. 

"Masyarakat juga diimbau membeli tiket melalui aplikasi Ferizy atau agen resmi untuk memperlancar proses penyeberangan," pesannya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved