Jumat, 24 April 2026

PROGRAM MBG DI BINTAN VIRAL

Kelapa Muda Utuh Jadi Menu MBG di Bintan Viral di Medsos, Kepala SPPG Seri Kuala Lobam Minta Maaf

Itu pasalnya, kelapa muda dalam kondisi utuh dibagikan ke peserta didik di beberapa sekolah di SKL.

TribunBatam.id/Istimewa
MBG DI BINTAN VIRAL - Kelapa muda dalam kondisi utuh jadi menu Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) hingga sempat viral di medsos. 

Ringkasan Berita:
  • Viral di medsos (media sosial) kelapa muda utuh jadi bagian menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada sejumlah sekolah di Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
  • Kepala SPPG Seri Kuala Lobam (SKL), Mhd Rizki Sembiring buka suara. Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.
  • Akui kena tegur Badan Gizi Nasional (BGN) terkait kejadian itu.

 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN  - Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL), Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau jadi perhatian publik hingga viral di medsos. 

Itu setelah kelapa muda dalam kondisi utuh dibagikan ke peserta didik di beberapa sekolah di sana.

Menu ini dibagikan masyarakat ke media sosial (medsos) hingga viral.

Tidak hanya kelapa muda, menu seperti roti, bolu, oat bar, kacang goreng dan kurma juga ikut disalurkan untuk dikonsumsi pelajar. 

Kepala SPPG SKL, Mhd Rizki Sembiring pun angkat bicara.

Dia mengaku, pihaknya yang memberikan kelapa muda utuh ke penerima manfaat program MBG di sekolah-sekolah.

“Kami memang sengaja memberikan menu itu kepada pelajar pada Jumat dan Sabtu," ucapnya, Minggu (1/3/2026).

Selain kelapa muda utuh, petugas pun menyalurkan menu tambahan lainnya sebagai bagian dari program MBG di Bintan itu.

"Tidak hanya kelapa muda, kami juga beri roti, bolu, oat bar, kacang goreng dan kurma," kata dia.

Menu MBG ini diberikan kepada 3.145 pelajar yang tersebar di Kelompok Bermain (KB)/ Taman Kanak-kanak (TK), SD sederajat, hingga SMP sederat berada di Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Rizki Sembiring mengaku terjadi kekeliruan dalam penerapan menu tersebut.

Dia mengatakan ada kesalahan dalam menerjemahkan konsep pemberian kelapa dalam program MBG.

"Kami salah menterjemahkan terhadap pemberian kelapa dalam menu MBG kepada pelajar," bebernya. 

Seharusnya, kelapa itu diolah terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke penerima. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved