Sabtu, 18 April 2026

Akses ke Simpang Lagoi Bintan Dialihkan Mulai Besok 13 April 2026, Ada Pekerjaan Jalan

Mulai Senin (13/4/2026) besok arus lalu lintas di jalan raya itu tidak lagi berjalan normal.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok. Satlantas Polres Bintan untuk Tribun Batam
AKSES JALAN TUTUP - Petugas dari Satlantas Polres Bintan turun melakukan survei lokasi terkait rencana pekerjaan jalan sebelum pengalihan arus lalu lintas menuju Simpang Lagoi Bintan, belum lama ini. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Ruas jalan menuju Simpang Lagoi, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bakal berubah.

Mulai Senin (13/4/2026) besok, arus lalu lintas di jalan raya ini dialihkan ke tempat lain, menyusul akan dilakukannya pekerjaan di ruas jalan tersebut oleh pihak BP Kawasan Bintan.

Pemerintah menetapkan peralihan jalur sementara yang direncanakan sampai 14 Agustus 2026 mendatang.

Kanit Turjagwali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik mengatakan, pengalihan arus lalu lintas kendaraan menuju Simpang Lagoi dilakukan karena ada pekerjaan jalan di Jalan Hang Tuah di Desa Ekang dan Kelurahan Kota Baru.

Pihaknya telah melakukan survei lokasi jalan, sebelum pengalihan arus lalu lintas menuju Simpang Lagoi mulai dilakukan, pada Senin besok.

Tidak hanya itu, polisi akan memasang petunjuk arah berupa spanduk di beberapa titik persimpangan untuk memudahkan arus lalu lintas kendaraan.

"Warga yang mengendarai kendaraan tinggal mengikuti saja petunjuk arah yang sudah dilakukan," kata Mahardika, Minggu (12/4/2026).

Pengendara yang mengendarai roda dua atau roda empat masih bisa melintas di jalur proyek pekerjaan jalan.

Kendaraan roda dua dan empat yang bergerak dari arah Simpang Penaga menuju Lagoi akan dialihkan ke Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kota Baru.

Sementara kendaraan roda enam yang melaju dari arah Simpang Penaga menuju Simpang Lagoi, akan dialihkan ke Jalan M. Mufid atau Jalan Desa Ekang Lama.

"Demikian juga sebaliknya, kendaraan roda enam tidak melewati jalur proyek pekerjaan jalan," katanya.

Mahardika mengimbau pengendara untuk mematuhi aturan lalu lintas, petunjuk arah dan rambu lalu lintas di jalan demi keselamatan bersama.

Sementara itu, seorang pengendara asal Bintan mengaku tidak terlalu mempersoalkan penutupan jalan itu.

"Tak masalah menurut saya. Kan cuma sebentar saja. Yang terpenting jalan bisa kembali bagus dan mulus," ujarnya.

Ia pun akan mematuhi aturan yang ada, sesuai petunjuk dari pihak kepolisian. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved