WARGA BATAM MENGAPUNG DI LAUT BINTAN
Dua Warga Batam Mengapung di Laut Bintan Gegara Kapal Tenggelam, Selamat Setelah Ditolong Nelayan
Dua orang pria masing-masing bernama Harun (38) dan Tar (33) nyaris jadi korban dalam kecelakaan laut ini.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Harun (38) dan Tar (33), dua warga Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terombang-ambing di laut, setelah kapal pompong yang mereka bawa tenggelam dihantam gelombang.
Keduanya selamat setelah berpegangan pada pelampung di kapal, hingga ditemukan nelayan sekitar.
Insiden yang sempat viral di medsos ini terjadi perairan Pulau Telang, Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (14/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB
"Sekira pukul 17.00 WIB, saya mendapat informasi bahwa ada dua orang ditemukan mengapung di perairan Pulau Telang," ucap Kapolsek Bintan Timur, AKP Aang Setiawan melalui Bhabinkamtibmas Desa Mantang Besar, Bripka Bayu Toro, Minggu, (17/5/2026).
Seorang nelayan Mantang Besar, Sopian (39) yang pertama kali menemukan dua pria asal Belakangpadang, Batam itu.
Keduanya berangkat dari Pulau Lingka, Kecamatan Belakang Padang, menuju ke Dabo, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri pada Rabu (14/5/2026) sekira pukul 01.00 WIB.
"Kapal pompong membawa muatan kayu broti," sebut Bayu.
Sekira pukul 05.00 WIB, keduanya singgah di Pulau Dendun untuk membeli BBM.
Lalu sekira pukul 07.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan dari Pulau Dendun menuju Dabo, Lingga.
Namun, sekira pukul 11.00 WIB, saat berada di perairan Pulau Telang, kapal mereka dihantam gelombang besar disertai angin kencang.
"Kapal akhirnya tenggelam. Kedua korban kemudian berupaya menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pelampung yang ada di kapal. Hingga ditemukan nelayan sekitar," jelasnya.
Kedua korban kemudian diselamatkan dan dibawa ke Pulau Telang Kecil.
"Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian itu," kata dia.
Mereka sempat dibawa ke rumah Ketua RT 007 Mantang Besar, Halim.
"Kedua korban sudah pulang ke Kecamatan Belakang Padang, Batam," akunya.
Bhabinkamtibmas telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban untuk menginformasikan kondisi korban serta kejadian yang dialami.
"Kedua korban kembali menuju Kota Batam melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura, Kota Tanjungpinang, pada hari Kamis, (14/5/2026) lalu," katanya. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
| Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Mozambik, Herdman Beri Sinyal Mathew Baker Main Lagi |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Juventus di Liga Italia 2026-2027, Fabio Capello Minta Juventus Punya Ambisi Juara |
|
|---|
| Hasil Sprint Race MotoGP Hungaria 2026, Marc Marquez Juara, Disusul Pedro Acosta dan Bezzecchi |
|
|---|
| Hasil Kualifikasi Moto3 MotoGP Hungaria 2026, David Almansa Pole Position, Veda Pratama ke-9 |
|
|---|
| Jadwal Serie A Liga Italia 2026-2027 Dirilis, Inter Milan Jumpa Monza pada Laga Pembuka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kapal-Pompong-Tenggelam-di-Bintan-8999.jpg)