Minggu, 10 Mei 2026

Banjir Rob di Karimun

Banjir Rob di Karimun Mulai Menyusut, Warga: Akses Jalan ke Pelabuhan Alai Kembali Normal

Banjir rob di Karimun mulai menyusut, Selasa (9/12). Hal ini seperti disampaikan warga di Kelurahan Pamak dan Kelurahan Alai. AKses jalan sudah normal

Tayang:
Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Dewi Haryati
Fairoz Zamani/TribunBatam.id/Fairoz Zamani
BANJIR ROB DI KARIMUN - Banjir rob di Karimun yang melanda sejumlah wilayah berangsur menyusut, Selasa (9/12/2025. Kondisi ini di antaranya terjadi di Pamak Laut Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Banjir rob di Karimun Kepri yang melanda sejumlah wilayah berangsur menyusut, Selasa (9/12/2025). 

Hal ini tampak di Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing dan Kelurahan Alai, Kecamatan Ungar. Sebelumnya kedua kecamatan ini merupakan daerah yang cukup terkena dampak banjir rob di Karimun pada Desember 2025.

Seorang warga Pamak laut yang akrab disapa Tok Atan mengatakan, air pasang atau banjir rob di wilayah Pamak Lauk sudah menyusut dibandingkan hari sebelumnya.

"Pada hari ini Alhamdulillah di Pamak Laut sudah berkurang jauh tidak macam semalam. Kalau semalam besar, dan ini sudah stop tidak besar lagi," kata Tok Atan. 

Ia mengatakan, fenomena air laut pasang besar akan terjadi pada awal bulan Islam. 

"Biase pada bulan Islam tanggal 1, tanggal 2, habis itu turun surut tak besar lagi," ujarnya. 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang TribunBatam.id terima, kondisi yang sama juga terjadi di Kelurahan Alai. Air laut pasang sudah mulai menyusut. 

Agus, warga Alai mengatakan, air pasang atau banjir rob sudah mulai menyusut dan tidak menutupi akses jalan menuju pelabuhan. 

"Sudah tak besar lagi. Jalan ke Pelabuhan Alai sudah bisa dilewati dan biasanye nanti besar lagi dalam tanggal 20-an Desember," ujarnya melalui jaringan telepon. 

Sebelumnya, sejumlah daerah pesisir di Karimun terkena dampak banjir rob. Beberapa rumah warga yang berada di pesisir terendam air laut. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Hal ini membuat masyarakat harus mengamankan barang-barangnya ke tempat yang lebih tinggi.  

(TribunBatam.id/Fairozzamani

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved