Kamis, 9 April 2026

ULAR DI KARIMUN

Damkar dan BPBD Karimun Evakuasi Ular Sanca 4 Meter dari Kandang Ayam Warga

BPBD dan Damkar mengevakuasi seekor ular sanca yang masuk ke dalam kandang ayam rumah warga di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Minggu (1/3/2026).

Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dokumentasi Damkar Karimun
EVAKUASI ULAR DI KARIMUN - Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Karimun setelah mengevakuasi ular sanca sepanjang 4 Meter yang memasuki kandang ayam rumah warga, Minggu (1/3/2026). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar mengevakuasi ular berbisa jenis Sanca yang masuk ke dalam kandang ayam rumah warga di Perumahan Ifolia Kampung Tengah, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (1/3/2026). 

Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang warga melaporkan keberadaan ular di kandang ayamnya ke BPBD dan Damkar Karimun pada pagi hari 

Setelah menerima laporan tersebut BPBD dan Damkar Karimun menerjunkan personel bergerak kelokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati seekor ular Sanca berukuran 4 Meter didalam kandang ayam disalah satu rumah warga. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Kabupaten Karimun, melalui Kabid Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran BPBD Karimun, Hendra Hidayat mengatakan, setelah mendapatkan laporan, sebanyak 7 personel di turunkan untuk melakukan evakuasi. Evakuasi dilakukan selama kurang lebih 50 menit. 

"Kami dapat laporan sekitar pukul 05.15 WIB dan tiba dilokasi pukul 05.40 WIB dan evakuasi selesai pukul 06.30 WIB," jelas Hendra Hidayat saat dikonfirmasi minggu (1/3/2026). 

Ia menjelaskan, dalam proses evakuasi petugas menggunakan penjepit ular sebagai peralatan standar penanganan satwa liar berbahaya. 

"Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar. Ular sepanjang 4 Meter tersebut berhasil kami amankan dan kerugian yang dialami pemilik yaitu sebanyak 4 ekor ayam yang dilahap ular tersebut," tambahnya.

Hendra Hidayat mengimbau masyarakat agar tetap waspada, karena kemunculan hewan liar seperti ular ke area permukiman cenderung meningkat.

Ia meminta warga segera melapor kepada petugas BPBD dan Damkar Karimun apabila menemukan kejadian serupa, dan tidak mencoba menangani sendiri demi keselamatan bersama. (TribunBatam.id/Fairoz Zamani)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved