Selasa, 14 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Pasien Rawat RSKI Covid-19 Galang Bertambah, 306 Orang Kini Berjuang Sembuh

Total 306 pasien rawat di RSKI Covid-19 Galang itu, di antaranya 88 pria dan 218 wanita.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Pasien Rawat RSKI Covid-19 Galang Bertambah, 306 Orang Kini Berjuang Sembuh. Foto RSKI Covid-19 Galang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah pasien baru positif corona di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Covid-19 Galang bertambah 26 orang.

Penambahan pasien positif covid-19 ini, terhimpun sejak Selasa (30/3/2021).

Kepala penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangannya, mengatakan, dengan penambahan pasien baru ini, sebanyak 306 pasien kini dirawat di RSKI Covid-19 Galang.

Kolonel Aris merincikan dari total pasien rawat sebanyak 306 orang itu diantaranya 88 pria dan 218 wanita.

Aris menyebutkan sejak RSKI Galang mulai merawat pasien covid-19, sudah ada sebanyak 4.928 orang pasien konfirmasi positif covid yang dinyatakan pasien sembuh corona serta diperbolehkan pulang.

Penyerahan madu dan masker medis dari Tim Bersatu Lawan Covid-19 kepada perwakilan RSKI Covid-19 di Pulau Galang Batam, Rabu (23/9/2020)
Penyerahan madu dan masker medis dari Tim Bersatu Lawan Covid-19 kepada perwakilan RSKI Covid-19 di Pulau Galang Batam, Rabu (23/9/2020) (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

"Berbeda halnya dengan pasien meninggal dunia akibat covid-19, hingga kini belum ada," sebutnya dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id.

SMPN 43 Batam dan Virus Corona

Dinas Pendidikan Kota Batam terpaksa harus meniadakan proses belajar tatap muka di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 43 Legenda Malaka, Batam Kota.

Penutupan sekolah itu dilakukan sejak Senin (29/3/2021) lalu.

Saat ini, SMPN 43 itu tampak sepi, tak seperti sekolah lainnya yang ramai siswa dengan aktivitas sekolah.

Penutupan sekolah itu bukan tanpa alasan, pasalnya ada 1 siswa SMP kelas 9 terpapar covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan dihubungi, Selasa (30/3/2021) membenarkan pemberhentian aktivitas belajar mengajar, sekolah bahkan ditutup selama 14 hari ke depan.

Langkah tegas itu diambil Dinas Pendidikan Kota Batam untuk memutus penyebaran rantai covid-19.

"Pembelajaran tatap muka untuk sementara waktu kita tiadakan hingga 14 hari mendatang. Saat ini, SMPN 43 melakukan pembelajaran secara daring," ujarnya.

Setelah seorang siswa terpapar satgas covid-19 telah melakukan tracing.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menegaskan bahwa setiap sekolah yang memiliki rekomendasi, memang diperbolehkan untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan menegaskan bahwa setiap sekolah yang memiliki rekomendasi, memang diperbolehkan untuk segera melaksanakan pembelajaran tatap muka. (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved