Rabu, 8 April 2026

BINTAN TERKINI

Diduga Tertabrak Kapal, Nelayan di Bintan Ini Dinyatakan Hilang Sejak Subuh

Yahya menerangkan kronologi kejadian hilangnya korban, pada Kamis (30/5/2024), Putra saat itu sedang memancing sotong di Perairan Desa Pangkil itu. 

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Istimewa
Tim SAR gabungan dan warga setempat sedang mencari keberadaan Putra di perairan antara Pangkil Kecamatan Teluk Bintan, dan Pulau Mubuk, Kota Batam. 

TRIBUN BATAM.id,  BINTAN  - Seorang nelayan bernama Putra Pirliansya di kabarkan hilang di perairan antara Pangkil Kecamatan Teluk Bintan, dan Pulau Mubuk, Kota Batam.

Pria 28 tahun tersebut hilang kontak pada Kamis (30/5/2024) sekira pukul 04.00 WIB.

Peristiwa ini dibenarkan oleh Kepala Desa Pangkil Yahya.

Kepada Tribun Batam.id Yahya merincikan awal mula kejadian tersebut. 

"Putra merupakan warga kami. Dia keseharian berprofesi sebagai nelayan," kata Yahya.

Yahya menerangkan kronologi kejadian hilangnya korban, pada Kamis (30/5/2024), Putra saat itu sedang memancing sotong di Perairan Desa Pangkil itu. 

Sedangkan, temannya juga ikut mancing sekitar 300 meter dengan korban. 

Sekitar pukul 4 subuh, tiba-tiba temanya dengar bunyi suara tabrakan dari arah korban.

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Pengedar Narkotika di Salah Satu Hotel di Tanjungpinang

Kemudian, temannya memanggil dan mengecek korban, tapi tidak ada karena kondisi malam.

Karena penasaran, temannya itu kemudian berusaha mendekati lokasi temannya tersebut. 

"Di perairan tersebut rekan sesama nelayan  hanya menemukan senter plastik milik korban. Sedangkan, Putra dan perahunya tidak ditemukan, di perairan jalur nasional tersebut," jelas Yahya.

Tanpa ada rasa curiga, rekannya itu pulang ke Desa Pangkil, sambil memperlihatkan senter itu ke istri korban. 

Baca juga: Upaya Penyelundupan 52 Ekor Anak Buaya ke Thailand Digagalkan Ditreskrimsus Polda Kepri 

"Istrinya bilang ini senter suamiku dan sampai sekarang suamiku belum pulang dari laut," ucap Yahya. 

Atas informasi itu, perangkat setempat dan warga memberitahukan ke pihak Basarnas, dan pihak Kepolisian untuk melalukan pencarian.

"Hari ini sejumlah instansi dibantu warga sudah mencari di sekitar perairan itu, hanya saja masih nihil. Kami cari sejak pukul 11.00 hingga pukul 18.00 WIB," katanya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved