KARIMUN TERKINI
KSOP Kelas I Karimun Latih Warga Padamkan Api di Tengah Laut GRATIS
Otoritas KSOP Kelas I Karimun memberi pelatihan keselamatan di laut termasuk cara memadamkan api saat kebakaran di tengah laut.
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Sejumlah warga di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampak mengapung di kolam renang.
Mereka menggunakan pelampung dan membentuk formasi khusus.
Rupanya mereka sedang mengikuti pendidikan kilat (diklat) pemberdayaan masyarakat (DPM) oleh KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun.
Materi praktik diawali dengan simulasi smoke signal dan handflare, langkah pemadaman api saat terjadi kebakaran hingga tindakan penyelamatan ketika di tengah laut (rescue).
Sebanyak 114 peserta sebelumnya mengikuti DPM Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan SKK 60 mil khusus bagi operator kapal tradisional.
Program diklat secara gratis ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memberikan wawasan keselamatan ketika melaut.
Koordinator Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Poltekpel Banten, Hendy Prasetyo mengatakan uji praktik lapangan dilakukan guna memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para peserta.
Sehingga dalam penanganan terhadap masalah-masalah yang bisa saja dihadapi ketika melaut dan harus dimiliki oleh para operator kapal.
"Praktik ini supaya mereka lebih aware, lebih merasakan bagaimana teknik memadamkan api dan berinteraksi menggunakan life jaket," ujar Hendy Prasetyo.
Menurutnya, setelah memahami teknik di lapangan, tentu akan mempermudah proses penanganan jika situasi tersebut memang benar-benar terjadi.
"Hal semacam ini memang harus dipraktikkan. Jadi tidak hanya teori. Kecelakaan tidak kita harapkan, tapi kita harus paham untuk menanganinya," ujarnya.
Baca juga: KSOP Karimun Gelar Pelatihan Basic Safety Training Kapal Layar Motor
"Jadi praktik ini efektif untuk membuat pelaut itu lebih yakin dan bisa diandalkan apabila hal yang tidak diharapkan itu terjadi," timpanya.
Hendy menambahkan para peserta dihadapkan pada situasi di mana proses penyelamatan di tengah laut dilakukan.
Secara teknis, kekompakan dan keterampilan diinstruksikan oleh instruktur agar mempermudah prosesnya.
Ia melihat keseriusan para peserta dalam hal mengikuti transfer of knowledge sesuai standar yang ada.
"Kami berharap semua awak kapal ini bisa memiliki sertipikat yang bisa menjamin bahwa mereka mampu mengoperasikan kapal," ucapnya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News
| Pemerintah Kabupaten Karimun Raih Dua Penghargaan Dari KPK dan BKKBN |
|
|---|
| Insiden Menghebohkan di Pantai Pelalawan, Sebuah Boat Tanpa Awak Berputar Sendiri |
|
|---|
| Bupati Karimun Relokasi Pedagang Pasar Puan Maimun ke Blok D, Demi Penataan dan PAD |
|
|---|
| Bupati Karimun Ke Wamen ESDM Sampaikan Tiga Poin Penting ini Ke Wamen ESDM |
|
|---|
| Wamen ESDM Sidak Terminal BBM Karimun, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Diklat-KSOP-Kelas-I-Karimun.jpg)