Karimun Terkini

KSOP Karimun Gelar Pelatihan Basic Safety Training Kapal Layar Motor

Pelatihan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, di Gedung Nasional Kabupaten Karimun selama lima hari dimulai Senin 8 Ju

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Istimewa
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim menyerahkan secara simbolis kartu tanda peserta Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) KSOP kelas I Tanjung Balai Karimun. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun menggelar pelatihan atau Diklat Pemberdayaan Nasional (DPM).

Pelatihan yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, di Gedung Nasional Kabupaten Karimun selama lima hari dimulai Senin 8 Juli 2024.

Diklat yang diberikan meliputi Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan SKK 60 mil khusus bagi operator kapal tradisional yang ada di Kabupaten Karimun.

Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Supendi mengatakan selama diklat para peserta akan mendapatkan berbagai materi pengetahuan dasar tentang keselamatan diri saat melaut.

"Isi utama Diklat ini adalah memberikan pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta berkerjasama dengan Politeknik Pelayaran Banten," ujar Supendi.

Baca juga: E-Ticketing Belum Berlaku di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, KSOP Ungkap Alasannya

"Terutama bagaimana bertahan hidup dan tahu menyelamatkan diri apabila terjadi musibah di laut," timpanya.

Supendi menambahkan adapun jumlah peserta dalam diklat kali ini 144 orang. Umumnya didominasi para nelayan yang aktif melakukan rutinitas dan pekerjaan di laut.

Sebelum mengikuti proses diklat, para peserta lebih dahulu menjalani pemeriksaan awal untuk dinyatakan layak mengikuti proses pelatihan selanjutnya.

Supendi menjelaskan, program diklat secara gratis ini merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam memberikan wawasan keselamatan ketika melaut.

"Kita tidak ingin ada musibah saat di tengah laut, makanya melalui diklat ini menjadi bekal dan wawasan kepada mereka agar bisa menyelamatkan diri," ujarnya.

Baca juga: KSOP Sebut Pemindahan Sandar Kapal Kelud Menunggu Keputusan PT Pelni

Sementara Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, mengapresiasi kegiatan diklat yang diselenggarakan yang di khususkan para nelayan di Karimun.

"Diklat ini sangat mahal karena untuk mendapatkan pengetahuan itu tidak mudah. Di mana prosesnya harus melalui pengajuan untuk mendapat kuota," ujar Anwar.

Menurutnya, Diklat ini menjadi kontribusi penting yang diberikan KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun dalam memenuhi keterampilan masyarakat Karimun.

"Ini merupakan salah satu bentuk kontribusi KSOP terhadap masyarakat Karimun, untuk itu kami selaku Pemerintah Daerah memberikan apreasiasi setinggi-tingginya," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)

Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved