Kamis, 14 Mei 2026

Karimun Terkini

Wamen ESDM Sidak Terminal BBM Karimun, Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Wakil Menteri ESDM Republik Indonesia, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja mendadak ke PT Oil Terminal Karimun, Kabupaten Karimun

Tayang:
Penulis: Fairoz Zamani | Editor: Eko Setiawan
dokumentasi Diskominfo karimun/Fairoz Zamani
KUNJUNGAN WAKIL MENTERI KE KARIMUN - Wakil Menteri Energi dan Sumber Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yuliot Tanjung di sambut Bupati Karimun Ing Iskandarsyah di Pelabuhan Domestik Tanjung Balai Karimun pada Rabu (1/4/2026) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja mendadak ke PT Oil Terminal Karimun, Rabu (1/4/2026).

Kunjungan ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam mengantisipasi dampak konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah terhadap ketahanan energi nasional.

Didampingi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), kedatangan Wamen ESDM disambut langsung oleh Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pelabuhan Domestik Karimun.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunBatam.id, agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau kesiapan tangki penyimpanan (storage tank) BBM di kawasan PT Oil Terminal Karimun.

Fasilitas ini memiliki peran vital sebagai salah satu penyangga cadangan BBM nasional yang terhubung dengan distribusi milik Pertamina.

Baca juga: Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Jagoh Lingga Tembus Lebih 8.498 Penumpang hingga H+9

“Kedatangan Wamen untuk mengunjungi PT Oil Terminal Karimun. Pembahasan secara teknis dilakukan di sana,” ujar Bupati Karimun, Rabu (1/4/2026).

Kunjungan ini juga terjadi di tengah sorotan terhadap PT Oil Terminal Karimun terkait dugaan penyimpanan BBM asal Rusia yang sempat memicu kekhawatiran akan potensi sanksi dari Uni Eropa.

Kehadiran Wamen ESDM dinilai menjadi sinyal kuat pemerintah untuk memastikan langsung kondisi di lapangan sekaligus meredam berbagai spekulasi yang berkembang.

Meski demikian, agenda pertemuan berlangsung tertutup. Bupati Karimun mengaku tidak ikut mendampingi dalam pembahasan internal di dalam area perusahaan.

“Karena ini bersifat teknis, kami tidak ikut mendampingi beliau,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi baik dari manajemen PT Oil Terminal Karimun maupun Kementerian ESDM terkait hasil kunjungan tersebut.

Situasi ini membuat publik masih menunggu kejelasan, terutama terkait kesiapan cadangan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang. (TribunBatam.id/Fairozzamani)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved