Batam Terkini
Warga dan 2 Security Saling Lapor Buntut Dugaan Pelecehan Hingga Penganiayaan
Warga yang melakukan penganiayaan itu tak lain merupakan anggota keluarga J karena tidak terima dengan tindakan yang dilakukan.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus dugaan pelecehan verbal yang dilakukan 2 oknum security terhadap seorang wanita dewasa berinisial J (25) di Batam Kota berbuntut saling lapor.
Pasalnya, dua oknum security di salah satu perumahan di Batam ini di keroyok sekelompok pria usai melakukan tindakan tersebut.
Warga yang melakukan penganiayaan itu tak lain merupakan anggota keluarga J karena tidak terima dengan tindakan yang dilakukan.
Kasus ini bermula pada Minggu (21/7) malam, dimana J pada saat itu berjalan kaki hendak pulang ke rumah melintasi pos penjagaan usai dari swalayan.
Saat melintas, 2 sekuriti yang menjaga portal menggodanya dengan perkataan dan ia merasa tatapan yang diarahkan kepadanya menakutkan.
Akibat dari ketakutan dan khawatir, J kemudian berlari hingga terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala.
Dari pengakuan J, oknum security ini sering melontarkan panggilan 'sayang' kepadanya, namun pada hari itu tatapannya berbeda hingga membuatnya ketakutan.
Baca juga: Walikota Batam Tanggapi Banyaknya Kasus Bunuh Diri di Jembatan Barelang
"Ada perkataan halo sayang, dengan tatapan yang dilakukan sekuriti itu membuat korban takut. Hal itulah yang membuat korban jatuh dan mengalami luka," ujar Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, Selasa (23/7/2024).
Lalu, J kemudian menceritakan hal itu kepada kakak laki-lakinya, hingga abang korban bersama rekannya mendatangi pos penjagaan.
Awalnya, hanya meminta untuk kedua security tersebut meminta maaf atas perlakuan yang dilakukan kepada adiknya.
Bukannya meminta maaf namun keduanya menolak dan tidak mengakui perbuatannya.
Abang korban kemudian mengajak J untuk mendatangi lokasi dan menjelaskan kejadian itu. Saat melihat J mendatangi lokasi, 2 oknum security ini mencoba untuk kabur.
Baca juga: Ansar Ahmad Sebut Kepsek SMK 8 Batam Dinonjobkan Karena Masalah Kasus Asusila
Hal itu memantik emosi abang korban dan teman-temannya, pada akhirnya penganiayaan tersebut tak terhindarkan.
Karena tindakan pengeroyokan yang dialami, sekuriti ini melaporkannya ke Polsek Batam Kota.
"Penganiayaan yang terjadi di pos security inilah yang tersebar di medsos, dengan narasi menyesatkan. Kami harap masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Jangan menyebarkan sesuatu yang belum benar," kata Heribertus.
Atas terjadinya kasus ini, kedua belah pihak membuat laporan polisi, dimana adanya laporan kasus pengeroyokan dan laporan pelecehan verbal. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Terungkap Identitas Pria Paruh Baya yang Ditemukan Tewas di Batam, Warga Pasar Jodoh Heboh |
|
|---|
| Kasat Reskrim Polresta Barelang Raih Penghargaan Kapolda Kepri Usai Ungkap Kasus PMI Ilegal |
|
|---|
| Penemuan Mayat Pria di Batam, Ditemukan Sudah Kaku Ditumpukan Sampah Dekat Pasar Jodoh |
|
|---|
| Dari Baloi Hingga Tanjung Uncang, Jejak Pencuri Kabel PLN di Batam Dibongkar Polisi |
|
|---|
| Aksi Komplotan Rayap Besi di Batam Kian Meresahkan, Trafo 150 Kg Milik PLN Diangkut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/IMG-20240723-WA0040-1.jpg)