Batam Terkini
Pemko Batam Targetkan Perbaikan Makara Masjid Agung Rampung Dalam Dua Minggu
Seperti yang kita ketahui, masjid yang baru saja diresmikan untuk dipergunakan kembali itu mengalami kerusakan pada makara di Kubah utamanya.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Setelah badai hebat melanda dan merusak makara diatas kubah utama Masjid Agung Raja Hamidah, Pemerintah Kota Batam, perbaikan kian digencarkan.
Makara kubah masjid yang patah akibat angin kencang kini dalam proses perbaikan.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan perbaikan makara 14 meter itu ditargetkan 2 minggu selesai.
"2 minggu targetnya, lagi kirim kubah baru," ujar Muhammad Rudi, Jumat (20/9/2024).
Ia melanjutkan, dalam rencananya spesifikasi barang yang akan digunakan untuk perbaikan lebih tebal dan kokoh daripada sebelumnya.
"Spesifikasi saya minta yang agak tebal lagi, supaya bautnya bisa kuat," tambahnya.
Seperti yang kita ketahui, masjid yang baru saja diresmikan untuk dipergunakan kembali itu mengalami kerusakan pada makara di Kubah utamanya.
Baca juga: Info BMKG 21 September 2024, Seluruh Wilayah Kepri Berpotensi Diguyur Hujan, Waspada Angin Kencang
Makara yang patah berada di area ruang salat utama masjid yang membuat operasional diberhentikan sementara waktu untuk perbaikan.
Seperti yang diberitakan sebelumya, Kepala Dinas CKTR Kota Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan bahwa setelah hujan badai malam harinya, pihaknya bersama kontraktor PT Adhi Karya langsung melakukan peninjauan dan perbaikan makara.
"etelah patah akibat angin kencang, kami segera melakukan perbaikan," ujar Azril Apriansyah, Rabu (18/9/2024).
Namun, ia belum dapat memastikan kapan perbaikan akan selesai sehingga jemaah dapat kembali beribadah di masjid tersebut.
Azril juga menegaskan bahwa kerusakan ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor sambil melakukan pengecekan menyeluruh.
Baca juga: Makara Masjid Agung Raja Hamidah Batam Patah, Ibadah Dialihkan Sementara
"Untuk aktivitas ibadah sementara dialihkan ke masjid lain di kawasan Masjid Agung Raja Hamidah," tambahnya.
Sebelumnya, staf Perwakilan PT Adhi Karya Batam, Andi, menjelaskan bahwa makara patah disebabkan oleh faktor cuaca.
"Untuk saat ini mutlak akibat bencana alam. Bagian yang terdampak adalah makarah setinggi 14 meter," ujar Andi.
Saat ini faktor alam menjadi salah satu penyebabnya.
Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan jemaah dapat segera kembali melaksanakan ibadah di Masjid dengan kapasitas daya tampung 10.000 orang ini. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Baca berita Tribunbatam.id lainnya di Google News
| Pantai Cipta Land Batam Tak Aman Bagi Pengunjung, Dua Remaja Jadi Korban Kejahatan |
|
|---|
| Dua Anak PMI yang Masih Balita Dideportasi Dari Malaysia, Sementara Orangtuanya Jalani Hukuman |
|
|---|
| CCTV Jadi Bukti, Pacar Korban Tak Terlibat Kasus Kematian di Batuaji |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Pelaku Transfer Palsu di Batam, Bayar Pakai Qris Tapi Uang Gak Masuk |
|
|---|
| Ratusan Kontainer Limbah Masih Bertahan di Batuampar, Penanganan Terkesan Lambat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2024-09-18-at-225352.jpg)